Penyaluran Program YDSF Oktober 2022

Penyaluran Program YDSF Oktober 2022

31 Oktober 2022

Alhamdulillah, berkat kepercayaan, doa, dan dukungan para Sahabat Donatur, YDSF dapat terus mendistribusikan kebaikan melalui program-program kami. Kali ini, kami akan merangkum beberapa penyaluran program yang telah diterbitkan di Majalah Al Falah Edisi Oktober 2022.

Pelatihan Penyusunan Renstra bersama Prof. Badri Munir Sukoco, SE, MBA, PhD

Menguatkan manajemen dan penyusunan rencana strategis kelembagaan, YDSF mengadakan pelatihan bagi pengurus, dewan pengawas, direksi dan seluruh manajer, Kamis (01/9) di ruang Pelatihan Graha Zakat. Prof. Badri Munir Sukoco, SE, MBA, PhD yang menjadi nara sumber menguraikan berbagai cara dan strategi dalam pencapaian target yang ingin dicapai sebuah lembaga. Termasuk bagaimana caranya menyusun rencana strategis lembaga seperti YDSF. Katanya, untuk menentukan langkah yang tepat, harus ada kesesuaian antara visi-misi lembaga dengan strategi yang akan dilakukan. “Ingin jadi big fish atau small fish?,” kata Badri, yang juga sebagai 100 Peneliti Terbaik Dunia 2022 itu.   

Wawali Madiun Membersamai ABK Rayakan Agustusan

Gelak tawa dan kegembiraan menyelimuti perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-77 bersama puluhan anak berkebutuhan khusus (ABK). Kegiatan itu diselenggarakan oleh Yayasan Dana Sosial al-Falah (YDSF) di Taman Obor Oro-oro Ombo, Kota Madiun, akhir Agustus lalu. Para ABK yang mengikuti lomba itu terdiri dari penderita tuna rungu, cerebral palsy, tuna wicara hingga down syndrome. Mereka dengan gembira bersama merayakan HUT RI kali ini dengan mengikuti lomba suap buah pisang kepada bapak ibunya. Kegiatan itu dihelat sebagai ajang silaturahmi, perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-77 dan pemberian bantuan untuk komunitas keluarga anak berkebutuhan khusus di wilayah Kota Madiun dan sekitarnya. Bantuan langsung diberikan oleh Wakil Wali Kota Madiun, Inda Raya.

Dhuafa Rembang Terima Bantuan di Hari Kemerdekaan

Memperingati momen kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, YDSF menyalurkan progam Zakat untuk Mustahik (ZUM) berupa bantuan biaya hidup, dengan total bantuan senilai Rp 36,5 juta. Bantuan disalurkan kepada 73 dhuafa di Desa Babaktulung, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jateng. Salah satu yang didatangi tim adalah rumah Durotul Hasanah (94), tinggal sendirian di rumahnya yang tidak layak huni. Namun, nenek ini rajin shalat ke masjid dengan berjalan tertatih dengan bantuan tongkat. Ada juga Ibu Fatonah (87) yang tinggal sendirian dengan kondisi sakit stroke, serta banyak dhuafa lainnya. “Banyak sekali di sini yang layak dibantu. Ada nenek tua sebatangkara hidup sendirian, ada yang rumahnya tak layak huni, dan sebagainya. Dengan adanya bantuan dari donatur YDSF ini, alhamdulillah, mereka sedikit terbantu dan saya mewakili mereka mengucapkan banyak terima kasih,” kata Muhammad Toyibur Dahlan, tokoh masyarakat yang juga Takmir Masjid Baitul Amal Sarang.

Layanan Kesehatan Gratis di Bulan Kemerdekaan

Menyemarakkan peringatan HUT RI ke-77, Yayasan Dana Sosial al Falah (YDSF) bekerjasama dengan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI)  menggelar layanan kesehatan gratis dengan tema “Masyarakat Sehat Bangsa Kuat”. Kegiatan dilakukan di beberapa kota, antara lain Situbondo, Magetan, Jember, Blitar, Lumajang, Ponorogo, Kediri, serta Pacitan. Pengobatan diperuntukkan bagi lansia, dhuafa, serta jamaah ta’lim. Layanan yang diberikan berupa pengobatan, permeriksaan dan konsultasi kesehatan, seperti pemeriksaan gula darah, asam urat, kolesterol, tensi darah dan asam lambung. Hampir 100 orang dari kalangan masyarakat umum hadir di setiap titik layanan pengobatan.

Bantuan untuk Pesantren Kasepuhan Raden Rahmad, Kota Semarang

Di akhir Agustus lalu, YDSF bersama Radio Suara Muslim FM 93.8 mengunjungi Pesantren Kasepuhan Raden Rahmad, Kota Semarang, Jateng untuk menyalurkan bantuan. Pesantren ini merupakan pondok yang diperuntukkan khusus para lansia. Mereka berasal dari berbagai daerah, seperti Jawa Tengah, Balikpapan, Bengkulu, Karawang dan Surabaya. Bantuan yang diberikan berupa sembako dan biaya hidup santri lansia. Total bantuan yang disalurkan Rp 44 juta untuk 88 santri lansia binaan. Ust. Winarno, Ketua Yayasan Pitutur Luhur Pesantren Kasepuhan Raden Rahmad menyampaikan, dengan berdirinya Pesantren Lansia ini diharapkan menjadi pusat kegiatan para lansia khususnya lansia dhuafa.

Sembako untuk Pejuang Veteran Gresik


Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai para pahlawannya. Sebagai wujud penghargaan kepada para pejuang penerus (pasca kemerdekaan), YDSF membagikan sembako kepada para veteran pejuang yang masih hidup. Kegiatan dihadiri anggota Keluarga Besar TNI (KBT), Dewan Harian Cabang 45, Persatuan Purnawirawan Kabupaten Gresik, Persatuan Istri Purnawirawan Kabupaten Gresik, Dewan Harian ranting 45 seluruh kecamatan di Kabupaten Gresik. Bantuan yang diberikan kepada 103 veteran itu berupa beras, minyak goreng, susu, gula, serta bahan sembako lainnya dengan nilai perpaket Rp 250 ribu. Moenir Mangaravian (79), seorang veteran yang hadir dalam kegiatan itu berpesan agar anak-anak muda jaman sekarang dapat meneladani apa yang dilaksanakan oleh generasi terdahulu.

Realisasi Bantuan Beasiswa, Alat Sekolah hingga Beras

YDSF Lumajang kembali menyalurkan berbagai program sosial dan beasiswa. Program Pendidikan Anak Bangsa (Pena Bangsa) menyalurkan Rp 13 juta untuk 54 anak asuh yatim dhuafa tingkat MI, MTS dan MA. Mereka berasal dari MI Al Hikmah Kedawung Padang Lumajang, MTS Fatahillah Leces, Probolinggo dan MA Burno Senduro Lumajang. Selanjutnya, membagikan peralatan sekolah (Back to School) berupa alat tulis kepada 15 anak, di awal Agustus lalu. YDSF Lumajang juga merealisasikan beasiswa yatim kepada anak yatim dan keluarga yatim dhuafa tingkat madrasah ibtidaiyah untuk 11 anak senilai total Rp 6,6 juta. Selain itu, juga kegiatan penyaluran bantuan beras untuk keluarga yatim pelosok desa di Kampung Zakat Alun-Alun Ranuyoso. Dana yang disalurkan senilai Rp 8 juta, dan dibagikan berupa beras yang dikemas dalam ukuran 5 kilogram sebanyak 105 karung. Bantuan beras juga disalurkan untuk kebutuhan santri yatim piatu dan dhuafa di Pondok Pesantren Darul Muhajirin Gucialit.

Bersama YPDI Al Qomar, YDSF Banyuwangi Gelar Seminar Parenting

YDSF Banyuwangi bermitra dengan YPDI Al Qomar mengadakan Seminar Parenting dengan tema "Membangun Sinergi antara Sekolah, Orang tua dan Anak”. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada akhir Agustus di Hotel Tanjung Asri. Kegiatan tersebut diikuti oleh wali murid di lingkungan YPDI Al Qomar, mulai dari tingkat KB-TK, SDIT, dan SMP. Seminar parenting  bertujuan membangun kedekatan antara sekolah, orang tua dan anak. Di kesempatan yang lain, YDSF Banyuwangi juga mengadakan kegiatan santunan anak yatim yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Al Atiq Purwoharjo. Santunan tidak hanya diperuntukkan untuk santri saja, melainkan juga diberikan untuk membiayai kebutuhan anak yatim di sekitar pondok. Kegiatan penyaluran dana santunan diberikan kepada 15 anak yatim yang masing-masing mendapatkan Rp 500 ribu.

Pasca Pandemi Covid-19, YDSF Sidoarjo Kembali Gelar Kajian Umum


Pasca Pandemi Covid-19, YDSF Sidoarjo kembali menggelar kajian umum. Narasumber yang dihadirkan adalah Syekh Ahmad Al-Misri, salah satu dai nasional. Kegiatan dilaksanakan di dua titik. Pertama, di Masjid Al-Millah dengan tema “Menjadi Pribadi Bahagia yang Dirindukan Surga.” Pengajian itu dihadiri sekitar 500 orang. Kegiatan kedua dilaksanakan di Masjid Manarul Islam Bangil, Pasuruan dengan tema ‘Membumikan dengan Al-Quran’ dihadiri sekitar 150 orang. Di kesempatan yang lain, YDSF Sidoarjo juga menyalurkan bantuan untuk duafa, fakir dan disabilitas. Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kerja sama dengan komunitas Camping Lover Sidoarjo, komunitas bidang dakwah dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan diisi penyaluran sembako kepada kaum duafa di Kabupaten Malang dan di Sidoarjo dengan nilai bantuan Rp 6,2 juta. Pada kesempatan itu, juga dilakukan penyaluran bantuan untuk pembangunan masjid dan sarana pendidikan senilai Rp 42 juta dari YDSF.

Gelar Story Telling dan Pemberian Beasiswa

Akhir Agustus lalu, YDSF Jakarta bersama Cahyaloka Foundation dan Warga Peduli Lingkungan (WPL) Depok, mengadakan kegiatan story telling dan santunan anak yatim di Pancoran Mas, Depok. Program story telling memiliki tujuan mencetak generasi mandiri berakhlaqul karimah, shaleh dan Qur’ani. Perwakilan WPL, Wulan berharap program itu bisa memberikan keberkahan dan kebermanfaatan untuk semua, khususnya untuk donatur YDSF Jakarta. “Terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada YDSF Jakarta dalam kolaborasi ini,” katanya. Kegiatan ditutup dengan membaca buku di Mobil Cahaya. Mobil layanan YDSF sebagai bentuk kepedulian dalam bidang pendidikan. Beberapa hari sebelumnya, YDSF Jakarta juga mengadakan kegiatan realisasi beasiswa Pena Bangsa untuk sembilan sekolah di Jakarta, Bekasi dan Bandung. Beasiswa senilai Rp 29 juta itu diberikan untuk siswa mulai tingkat madrasah ibtidaiyah hingga madrasah aliyah.

 

Zakat, Sedekah, dan Wakaf di YDSF


Artikel Terkait:

Apa Saja yang Harus Disiapkan Sebelum Menunaikan Wakaf? | YDSF
SASARAN DISTRIBUSI PENERIMA SEDEKAH | YDSF
Balasan Menolong dan Membantu Orang lain | YDSF
PERBEDAAN ZAKAT, SEDEKAH, DAN WAKAF | YDSF
Hukum Hadiah Undian (Quiz, Giveaway) dalam Islam | YDSF
2 JENIS HARTA BENDA WAKAF | YDSF
Bolehkah Sedekah dari Harta Haram? | YDSF

 

Kisah Sukses Wakaf Sumber Air YDSF

Tags: program ydsf, penyaluran program ydsf, penyaluran ydsf

Share:


Baca Juga

Berbagi kebaikan lebih mudah dengan SCAN QRIS Menggunakan Aplikasi berikut: