UPDATE NEWS

...

Wednesday, 5 April 2017 11:25

Zakir Naik Ajak Muslim Indonesia Giat Berdakwah

Zakir Naik Ajak Muslim Indonesia Giat Berdakwah

Dakwah adalah kewajiban bagi setiap muslim. Itulah inti dari kuliah umum Dr. Zakir Naik di Universitas Darussalam Gontor Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (4/4/2017). Untuk itu, setiap muslim harus memahami ayat-ayat ketuhanan di dalam Al Quran. “Kita lihat surat Ali Imran ayat 64. Artinya, ‘Katakanlah, ‘Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah.’ Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka, ‘Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang muslim.’"

Ayat ini, lanjut ia, adalah ketentuan paling penting dalam usaha dakwah umat Islam kepada umat lain. Bahwa tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, Tuhan yang Mahakuasa. Konsep ketuhanan yang jelas akan menjadi bekal bagi kita dalam berdakwah. Dalam kuliah yang berjudul Religion in Right Perspective ini, tokoh Islam asal India ini bahwa membahas agama-agama haruslah membahas konsep ketuhanan terlebih dahulu.

Zakir mendeskripsikan secara detil konsep ketuhanan di Hindu, Kristen, Yahudi dan Islam dengan mengupas ayat-ayat ketuhanan di masing-masing kitab suci secara gamblang. “Kesimpulan saya, berdasar kitab Upanisad/Weda, Taurat, dan Injil bahwa sejatinya konsep Tuhan sudah jelas. Bahwa hanya ada Tuhan yang Esa. Bahkan di Upanisad disebut Tuhan yang Mahaesa tidak punya bapak, tidak punya ibu, tidak bergambar, tidak berupa patung, ataupun lukisan. Dialah Tuhan yang Mahakuasa,” jelas tokoh yang telah berceramah di semua benua ini.

“Bahkan hanya Al Quran-lah satu-satunya kitab suci di luar Kristen yang mengakui Isa/Yesus sebagai utusan Tuhan. Saya menantang siapa saja yang berani menunjukkan ayat Injil yang memuat pernyataan tegas bahwa Isa/Yesus mengatakan: saya adalah tuhan atau  sembahlah saya,” jelasnya di hadapan 15 ribu hadirin yang memadati lapangan kampus Unida Gontor.

Dalam diskusi agama yang besar ini, hadirin dibuat terharu dengan proses keislaman tiga orang nonmuslim yang hadir. Ada dua pria dan satu wanita yang mengikrarkan dua kalimat syahadat dalam acara tersebut. YDSF mengirimkan 30 orang dalam acara itu yang terdiri dari 15 dai, 5 mahasiswa binaan, dan 10 karyawan. YDSF mendapat undangan khusus dari pihak Unida dalam rangkaian safari dakwah Zakir Naik di Indonesia.        

Share: