<p class="MsoNormal">Lembaga Amil Zakat dan Nadzir Wakaf Nasional Yayasan Dana Sosial al-Falah (YDSF) mulai menggeser fokus penanganan bencana banjir bandang dan longsor di Aceh ke tahap <em>recovery</em>. Sebagai langkah awal, YDSF berupaya memetakan pemulihan di sektor pendidikan bersama Dinas Pendidikan Dayah Aceh (DPDA) dan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Aceh, pada Jumat (23/1).</p>
<p class="MsoNormal">Pertemuan strategis ini dihadiri oleh Plh. Dinas Pendidikan Dayah Aceh (DPDA), Muhsin, serta Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Aceh, Murtala Mudin.</p>
<p class="MsoNormal">Direktur Utama YDSF, Jauhari Sani, menjelaskan program pemulihan yang akan dilakukan YDSF utamanya akan berfokus pada pembenahan sarana dan prasarana pendukung pendidikan, baik itu pendidikan dasar maupun pesantren. Beberapa di antara yang harus segera ditangani adalah air bersih (MCK), perlengkapan alat sekolah, hingga sarana penunjang pembelajaran.</p>
<p class="MsoNormal">“Kami ingin memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan di lapangan, khususnya bagi lembaga pendidikan,” kata Jauhari.</p>
<figure class="image align-center"><img src="https://image.falah.id/i/esSXauJAkUoA5YXcBDnyiLGaHEn19CV7DNXw7Hxp?v=1769742404" alt="" width="480" height="600">
<figcaption>
<p class="MsoNormal">Koordinasi jajaran Direksi YDSF bersama Dinas Pendidikan Dayah Aceh (DPDA)</p>
</figcaption>
</figure>
<p class="MsoNormal">Data Dinas Pendidikan Dayah Aceh menunjukkan dampak bencana cukup signifikan. Dari sekitar 1.800 pesantren di Aceh, lebih dari 600 terdampak, dan 125 di antaranya belum dapat beroperasi karena mengalami kerusakan berat.</p>
<p class="MsoNormal">Plh. Dinas Pendidikan Dayah Aceh (DPDA), Muhsin menyebut wilayah Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, dan Pidie Jaya menjadi daerah yang paling membutuhkan perhatian.</p>
<p class="MsoNormal">“Program <em>recovery</em> diharapkan memprioritaskan daerah terdampak serius,” ujar pelaksana harian yang membidangi pendidikan, khususnya pesantren itu.</p>
<pre class="MsoNormal">Baca Juga: <a href="https://ydsf.org/berita/respons-bencana-sumatera-ydsf-kerahkan-bantuan-darurat">Respons Bencana Sumatera, YDSF Kerahkan Bantuan Darurat</a></pre>
<p class="MsoNormal">Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh Murtala Mudin mengungkapkan, kondisi tingkat kehadiran siswa di sekolah pasca bencana di bawah 70 persen. Menurut Murtala, kondisi itu disebabkan siswa berada di lokasi pengungsian dan orang tuanya sebagai korban bencana tidak memiliki penghasilan sekaligus kendaraan yang sebelumnya dipakai mengantar rusak dan hilang.</p>
<p class="MsoNormal">“Kami berharap bantuan YDSF dapat menjangkau persoalan ini agar anak-anak bisa kembali ke sekolah,” ujarnya.</p>
<p class="MsoNormal">Dalam pelaksanaannya, program <em>recovery</em> YDSF akan menggandeng mitra lokal Aceh Hijau, yang sudah lama menangani program-program sosial kemanusiaan dan pemberdayaan.</p>
<h2 class="MsoNormal"><strong>Direktur Utama YDSF, Jauhari Sani dan jajaran Direksi tinjau langsung lokasi bencana</strong></h2>
<figure class="image align-center"><img src="https://image.falah.id/i/TmYTBKBdgjvUE85Ud9KwwFmgjJ78GSG3Gg8ZhoHW?v=1769742903" alt="" width="600" height="450">
<figcaption>Petakan wilayah terdampak, Jajaran Direksi YDSF tinjau air bersih di Dayah Istiqamatuddin Gampong Lhok Seuntang, Kecamatan Julok, Aceh Timur</figcaption>
</figure>
<p class="MsoNormal">Direktur Utama YDSF Jauhari Sani bersama jajaran direksi meninjau langsung lokasi terdampak bencana di Aceh sekaligus melakukan survei sebagai langkah awal persiapan program <em>recovery</em> bagi para penyintas. Survei dilaksanakan di Desa Gampong Blang Pandak, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Aceh yang direncanakan menjadi lokasi pelaksanaan program Desa Tangguh untuk mengaktifkan kembali pusat pembelajaran dan agama (dayah) di wilayah tersebut.</p>
<p class="MsoNormal">Selain Itu, YDSF juga kembali menggelar kegiatan sekolah darurat bagi anak-anak penyintas banjir bandang dan tanah longsor di MIS Suka Makmur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Ahad (25/1). Kegiatan ini disertai dengan penyaluran 60 paket <em>back to school</em> berisi alat tulis, tas, dan seragam sekolah untuk mendukung anak-anak yang belum dapat kembali mengikuti kegiatan belajar secara normal.</p>
Program
Petakan Recovery Aceh Pascabencana, YDSF Gandeng DPDA dan Disdik Provinsi Aceh
22 Januari 2026•22 min baca•MediaHumas
Dukung Program Ini
Mari bersama-sama membantu program ini untuk mencapai tujuannya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat