Program

Pemeriksaan dan Distribusi Anakan Sapi Perah Perkuat Keberlanjutan Program Lactofa Empowerment YDSF

9 Februari 2026•16 min baca•MediaHumas
Pemeriksaan dan Distribusi Anakan Sapi Perah Perkuat Keberlanjutan Program Lactofa Empowerment YDSF
<p class="MsoNormal">Lembaga Amil Zakat dan Nadzir Wakaf Nasional Yayasan Dana Sosial al-Falah (YDSF) terus memperkuat keberlanjutan Program <em>Lactofa Empowerment</em> melalui agenda pemeriksaan rutin kesehatan ternak dan distribusi anakan sapi perah kepada peternak binaan. Program pemberdayaan yang berfokus pada penguatan ekonomi keluarga dhuafa ini dilaksanakan secara konsisten dengan pendampingan teknis berkelanjutan di Dusun Brau, Kota Batu, sebagai sentra peternakan sapi perah binaan.</p> <p class="MsoNormal">Sebagai bagian dari komitmen tersebut, YDSF bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Brawijaya melaksanakan pemeriksaan rutin bulanan pada Jum&rsquo;at (23/1). Dalam kegiatan ini, tim dokter hewan FKH Universitas Brawijaya bersama tiga mahasiswa melakukan pemeriksaan terhadap lima ekor sapi perah indukan dan tiga ekor anakan sapi milik peternak binaan. Pemeriksaan meliputi evaluasi kondisi fisik, pemeriksaan pasca kelahiran, kesehatan umum, serta pemantauan tumbuh kembang ternak sebagai langkah preventif untuk mendeteksi potensi gangguan kesehatan dan mengendalikan risiko penyakit.</p> <p class="MsoNormal">Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan tersebut juga disertai dengan pemberian dukungan vitamin dan <em>premix</em> kepada seluruh peternak binaan <em>Lactofa Empowerment</em>. Dukungan ini bertujuan untuk menjaga daya tahan tubuh ternak, meningkatkan kualitas produksi susu, serta memastikan praktik pemeliharaan berjalan optimal dan berkelanjutan.</p> <p class="MsoNormal">Dokter Farid selaku dokter FKH Universitas Brawijaya menegaskan pentingnya agenda pemeriksaan berkala dalam proses pendampingan peternak. &ldquo;Pemeriksaan kesehatan ternak yang dilakukan secara berkala setiap bulan sangat penting untuk memantau kondisi sapi secara menyeluruh, mendeteksi dini potensi gangguan kesehatan, serta menjaga produktivitas sapi perah dan pertumbuhan anakan tetap optimal,&rdquo; jelasnya.</p> <p class="MsoNormal">Selain agenda pemeriksaan rutin, Program <em>Lactofa Empowerment</em> yang juga menerima SDGs <em>Award</em> 2025 juga melanjutkan distribusi bantuan produktif. Pada Selasa (10/2), YDSF kembali menyalurkan satu ekor anakan sapi perah kepada peternak dhuafa di wilayah yang sama. Penyaluran ini menjadi bagian dari skema pengembangan aset produktif yang dirancang untuk memperluas manfaat program.</p> <p class="MsoNormal">Capaian positif lainnya ditunjukkan melalui kelahiran anak sapi perah generasi kedua dari indukan sapi yang sebelumnya disalurkan melalui program ini. Salah satu peternak binaan, Bapak Daim, menerima kelahiran anak sapi betina dalam kondisi sehat pada 29 November 2025. Kelahiran ini menjadi indikator keberhasilan perawatan dan pendampingan yang dilakukan secara konsisten.</p> <p class="MsoNormal">Sesuai dengan skema pemberdayaan <em>Lactofa Empowerment</em>, anak sapi generasi kedua tersebut akan menjadi aset pengguliran yang nantinya disalurkan kepada penerima manfaat baru. Dengan demikian, dampak program tidak berhenti pada satu keluarga, tetapi terus berkembang dan menjangkau lebih banyak peternak yang membutuhkan dukungan.</p>

Dukung Program Ini

Mari bersama-sama membantu program ini untuk mencapai tujuannya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat