<p class="MsoNormal">Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Buka Bersama Orang Tua Asuh dan Pelajar Penerima Beasiswa Pena Bangsa yang diselenggarakan pada Ahad (1/3) di Kantor Kementerian Agama Kota Malang. Kegiatan ini dihadiri sekitar 50 peserta yang terdiri atas Orang Tua Asuh (OTA), perwakilan Forum Komunikasi Koordinator Donatur (FK2D), serta para pelajar penerima beasiswa Program Pena Bangsa dari Lembaga Amil Zakat dan Wakaf Nasional Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF).</p>
<p class="MsoNormal">Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi yang mempertemukan para donatur dengan pelajar penerima manfaat. Melalui pertemuan tersebut, YDSF berupaya memperkuat hubungan antara Orang Tua Asuh dan anak asuh sekaligus meneguhkan komitmen bersama dalam mendukung keberlanjutan pendidikan bagi pelajar dari keluarga dhuafa.</p>
<p class="MsoNormal">Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi Graduasi Pena Bangsa, sebagai bentuk apresiasi kepada para pelajar yang telah menyelesaikan tahapan pembinaan dalam program tersebut. Prosesi berlangsung khidmat, ditandai dengan penyerahan medali kepada peserta graduasi serta penyampaian pesan dari perwakilan anak asuh. Momen ini menjadi simbol bahwa proses pembinaan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan nilai-nilai kepribadian yang kuat.</p>
<p class="MsoNormal">Kepala Cabang YDSF Malang, Mokhammad Fandi Bakhtiar, dalam sambutannya menegaskan bahwa Program Orang Tua Asuh merupakan bentuk kemitraan jangka panjang yang dibangun atas dasar kepercayaan dan kepedulian terhadap masa depan generasi muda.</p>
<p class="MsoNormal">“Orang Tua Asuh melalui Program Beasiswa Pena Bangsa bukan sekadar bantuan biaya pendidikan. Ini adalah komitmen bersama untuk memastikan anak-anak kita tumbuh dengan karakter yang kuat dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ujarnya.</p>
<p class="MsoNormal">Salah satu anak asuh yang mengikuti prosesi graduasi, Naysa Qul Ayra, juga menyampaikan rasa syukur atas pendampingan yang telah ia terima selama mengikuti program tersebut.</p>
<p class="MsoNormal">“Kami berterima kasih atas dukungan Orang Tua Asuh. Saya senang bertemu dengan orang tua asuh yang sudah berdonasi selama saya SMP dan merasa lega karena bisa secara langsung bercerita dengan Ayah Bunda Donatur,” tuturnya.</p>
<p class="MsoNormal">Setelah prosesi graduasi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi <em>Parent Talk</em>, yakni dialog interaktif dalam kelompok kecil antara Orang Tua Asuh dan anak asuh. Dalam suasana yang hangat dan terbuka itu, para pelajar berbagi cerita mengenai perkembangan akademik, pengalaman selama mengikuti pembinaan, serta harapan mereka ke depan. Para Orang Tua Asuh pun memberikan motivasi dan penguatan secara langsung kepada anak-anak yang mereka dampingi.</p>
<p class="MsoNormal">Salah satu Orang Tua Asuh, Susi Setyowati, menyampaikan kesannya setelah mengikuti sesi dialog tersebut.</p>
<p class="MsoNormal">“Bertemu dan mendengar langsung cerita anak membuat kami semakin yakin bahwa dukungan ini benar-benar berdampak. Kami tidak hanya menerima laporan tertulis, tetapi melihat proses tumbuh mereka secara nyata,” ungkapnya.</p>
<p class="MsoNormal">Menjelang waktu berbuka, seluruh peserta mengikuti doa bersama sebagai ungkapan syukur atas kebersamaan yang terjalin. Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama.</p>
Edukasi
Fasilitasi Silaturahmi Orang Tua Asuh dan Anak-Anak Penerima Beasiswa Pena Bangsa YDSF
1 Maret 2026•18 min baca•MediaHumas
Dukung Program Ini
Mari bersama-sama membantu program ini untuk mencapai tujuannya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat