<p dir="ltr">Memperbanyak amalan saat telah memasuki 10 malam terakhir Ramadhan menjadi sebuah sunah yang sangat dianjurkan bagi seluruh umat Muslim. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dijelaskan bahwa Rasulullah paling bersungguh-sungguh beribadah pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan dibandingkan pada hari biasa. Lantas, mengapa 10 malam terakhir begitu istimewa dan apa saja amalan yang dianjurkan?</p>
<h2 dir="ltr">Mengapa 10 Hari Terakhir Ramadhan Menjadi Istimewa?</h2>
<p dir="ltr">Sepuluh malam terakhir Ramadhan menjadi istimewa karena diantaranya terdapat malam lailatul qadar. Malam ini bukanlah malam yang biasa karena Allah Swt mengabadikannya dalam surah khusus yakni Surah Al-Qadr. Apa yang menjadikan malam ini begitu istimewa?</p>
<ol>
<li dir="ltr" aria-level="1">
<h3 dir="ltr" role="presentation">Malam Diturunkannya Al-Qur’an</h3>
</li>
</ol>
<p dir="ltr">Dalam surah Al-Qadr ayat 1 dan Al-Baqarah ayat 185 dijelaskan bahwa Al-Quran turun pada malam lailatul qadar. Pada malam itu, Al-Quran diturunkan sekaligus dari Lauhul Mahfuz ke langit dunia, kemudian diturunkan kepada Rasulullah secara bertahap dalam kurun 23 tahun.</p>
<ol start="2">
<li dir="ltr" aria-level="1">
<h3 dir="ltr" role="presentation">Malam yang Lebih Baik dari 1.000 Bulan</h3>
</li>
</ol>
<p dir="ltr">Surah Al-Qadr ayat 3 menjelaskan malam lailatul qadar lebih baik dari 1.000 bulan. Berbagai tafsir menyebutkan, amalan yang dilakukan saat itu akan bernilai setara dengan 1.000 bulan. Maka dapat dibayangkan jika seseorang beribadah pada malam lailatul qadar akan mendapatkan pahala seolah ia mengerjakannya selama 1.000 bulan penuh atau setara 83 tahun lamanya.</p>
<ol start="3">
<li dir="ltr" aria-level="1">
<h3 dir="ltr" role="presentation">Para Malaikat Turun ke Bumi</h3>
</li>
</ol>
<p dir="ltr">Pada malam Lailatul Qadr, Malaikat Jibril dan para malaikat lainnya turun ke bumi. Mereka membawa ketetapan mengenai apa yang akan terjadi satu tahun kedepan baik berupa rezeki, kematian, kelahiran dan lainnya yang telah ditakdirkan oleh Allah Swt. </p>
<h2 dir="ltr">Amalan yang Dianjurkan</h2>
<ol>
<li dir="ltr" aria-level="1">
<h3 dir="ltr" role="presentation">Shalat Malam Sesuai Kemampuan</h3>
</li>
</ol>
<p dir="ltr">Terdapat hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari menyebutkan, "Barang siapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar dengan iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." </p>
<p dir="ltr">Para ulama tidak menjelaskan batasan shalat malam, minimalnya yakni satu rakaat witir dan maksimalnya tidak terbatas. Maka sebaiknya shalat malam dilakukan sesuai kemampuan. Syekh Ali Jaber juga turut menjelaskan untuk menjaga shalat Isya dan Subuh berjamaah karena hal tersebut sama dengan pahala shalat sepanjang malam.</p>
<ol start="2">
<li dir="ltr" aria-level="1">
<h3 dir="ltr" role="presentation">Membaca Doa</h3>
</li>
</ol>
<p dir="ltr">Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan Ibnu Majah, Rasulullah saw. pernah mengajarkan doa kepada Aisyah r.a. jika mendapati malam lailatul qadar, yakni berbunyi :</p>
<p dir="rtl">اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي </p>
<p dir="ltr">Artinya: Ya Allah, sesungguhnya Engkau Dzat yang maha pemaaf dan pemurah maka maafkanlah diriku.</p>
<ol start="3">
<li dir="ltr" aria-level="1">
<h3 dir="ltr" role="presentation">Membaca Al-Qur’an</h3>
</li>
</ol>
<p dir="ltr">Sebagaimana yang sudah dijelaskan, lailatul qadar adalah malam diturunkannya Al-Qur’an. Dalam tafsir surah Al-Baqarah ayat 185 oleh Li Yaddabbaru Ayatih, Allah menyebut bulan Ramadhan sebagai { الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآ } bulan yang diturunkan di dalamnya Al-Qur’an, agar ketergantungan setiap muslim dengannya lebih tinggi. Maka alangkah baiknya jika kita menyibukkan diri dengan beribadah membaca Al-Qur’an.</p>
<ol start="4">
<li dir="ltr" aria-level="1">
<h3 dir="ltr" role="presentation">Berdzikir</h3>
</li>
</ol>
<p dir="ltr">Dzikir juga menjadi amalan yang dianjurkan pada malam-malam terakhir Ramadhan. Mengingat Allah melalui tasbih, tahmid, takbir, tahlil, serta istighfar dapat menjadi bentuk ibadah ringan namun bernilai besar di sisi Allah Swt.</p>
<p dir="ltr">Tidak ada yang mengetahui secara pasti kapan terjadinya malam lailatul qadar. Namun, Rasulullah saw. memberikan petunjuk untuk mencarinya pada malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan sebagaimana disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad no. 298.</p>
<p dir="ltr">Allah sengaja merahasiakan malam lailatul qadar agar kita bersungguh-sungguh dalam beribadah sepanjang sepuluh malam terakhir. Memahami kemuliaan malam lailatul qadar sangat penting bagi umat muslim agar kita tidak menyia-nyiakan kesempatan yang begitu besar dari Allah Swt. </p>
<p dir="ltr">Mari Sahabat, kita maksimalkan ibadah kita untuk Allah Swt di penghujung Ramadhan ini, semoga Allah Swt memberikan kita kesempatan meraih lailatul qadar serta melimpahkan kerberkahan dan ridha-Nya kepada kita semua, <em>aamiin Allahumma aamiin.</em></p>
<p> </p>
Program
Amalan 10 Malam Terakhir Ramadhan | YDSF
10 Maret 2026•26 min baca•Super Admin
Dukung Program Ini
Mari bersama-sama membantu program ini untuk mencapai tujuannya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat