Program

Tips Puasa Gadget di Bulan Ramadhan | YDSF

29 April 2019•38 min baca•Admin
featured
<p>Di era serba teknologi seperti sekarang, rasanya sulit sekali menjauhkan diri dari gawai (<em>gadget</em>). Gawai memang memberikan kemudahan dalam beraktivitas. Namun, kita harus pandai mengatur dan membatasi diri agar tidak kecanduan gawai.</p> <p>Apalagi ketika momen Ramadhan, jangan sampai Ramadhan habis tanpa amal ibadah yang maksimal karena terlalu sering berinteraksi dengan gawai.</p> <p>Seperti dilansir <em>Hootsuite</em>, jumlah gawai di Indonesia mencapai 355.5 juta unit, padahal penduduk Indonesia hanya 268.2 juta jiwa. Artinya, beberapa orang memiliki lebih dari satu unit gawai.</p> <p>Data lain, rata-rata orang Indonesia menghabiskan 8 jam 36 menit dalam sehari untuk menjelajah di internet, 3 jam 26 menit untuk bermain sosial media, 2 jam 52 menit untuk melihat video/streaming, dan 1 jam 22 menit untuk mendengarkan musik.</p> <p>Sebagai seorang muslim, harusnya kita lebih selektif dalam melakukan aktivitas. Punya skala prioritas dalam mengurutkan tingkat kepentingan dan kebutuhan menggunakan gawai.</p> <p>Mengikuti berita poilitik tentang isu yang tidak jelas merupakan perkara yang sangat dibutuhkan. Tetapi enggan mencari penjelasan atau tafsir ayat Alquran yang dibaca setiap hari.</p> <p>Sepuluh menit untuk buka <em>facebook</em> teman seangkatan terasa kurang, namun sepuluh menit untuk buka mushaf Alquran terasa lama.</p> <p>Sepuluh menit untuk berkomentar di <em>whatsapp</em> (WA) masih bisa disempat-sempatkan dua atau tiga kali dalam sehari, namun sepuluh menit untuk menghafal Alquran tiap harinya terasa tak ada kesempatan.</p> <p>Sepuluh menit <em>browsing</em> klarifikasi dari pernyataan politikus terasa menjadi yang seolah-olah harus. Namun, sepuluh menit mencari tafsir dari firman Allah yang banyak tidak diketahui, terasa bukan kebutuhan.</p> <p>Sudah saatnya mengurangi penggunaan gawai, apalagi ketika momen Ramadhan. Berikut tips-tips yang dapat dilakukan untuk mengurangi penggunaan gawai.</p> <h5><strong>Tidak Menggunakan Gawai ketika Bangun dan Menjelang Tidur</strong></h5> <p>Apa yang kita cari pertama kali ketika bangun tidur? Mulai sekarang cobalah mengurangi kebiasaan langsung membuka gawai. Yakni dengan langsung mengambil air wudhu dan beribadah.</p> <p>Kegiatan yang kita lakukan menjelang tidur akan tertanam dalam alam bawah sadar. Jika kita biasa menggunakan gawai sebelum tidur, alam bawah sadar akan terus mengingat hal itu. Mari kita ubah kebiasaan ini.</p> <p>Bukankah Rasulullah telah mengajarkan doa-doa sebelum tidur, seperti membaca tasbih, tahmid, takbir, shalawat, ayat kursi, dan sebagainya. Agar tidur kita senantisa bernilai ibadah.</p> <h5><strong>Tidak Menggunakan Gawai ketika Sahur dan Berbuka</strong></h5> <p>Momen sahur dan berbuka adalah saat yang tepat bagi seluruh anggota keluarga untuk berkumpul. Bagi sebagian orang bahkan merupakan momen langka.</p> <p>Jika dihari-hari biasa orangtua sibuk bekerja, anak-anak sibuk sekolah atau kuliah, sahur dan berbuka bersama harus dimanfaatkan dengan baik.</p> <p>Manfaatkan momen ini untuk bercengkrama dan menghangatkan suasana keluarga. Makan bersama dan diselingi <em>ngobrol</em> ringan. Jangan sampai momen ini menjadi tak bermakna, karena semua anggota keluarga sibuk dengan gawainya.</p> <h5><strong>Puasa Gawai 17-20</strong></h5> <p>Maksudnya, semua anggota keluarga tidak munggunakan gawai ketika pukul 17.00&mdash;20.00 WIB. Setelah seharian sibuk dengan kegiatan masing-masing, manfaatkan waktu sore dan awal malam ini untuk keluarga. Waktu ini sangat efektif untuk melepas penat dengan cara berkumpul bersama keluarga.</p> <p>Matikan gawai. Juga televisi. Ajak anak bercerita. Tanyakan bagaimana belajarnya? Ada kesulitan apa? Beri pengertian kepada seluruh anggota keluarga, agar mereka dapat menerima kebiasaan baru dengan lapang dada.</p> <p>Kabarkan juga kepada atasan atau rekan kerja jika Anda tidak bisa dihubungi pada jam-jam tersebut, agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Puasa gawai ini bisa dilakukan setiap hari, tidak hanya pada bulan Ramadahan.</p> <h5><strong>Memperbanyak Membaca Alquran</strong></h5> <p>Bulan Ramadhan adalah bulan Alquran. Sibukkan diri dengan membaca Alquran, sehingga lupa dengan gawai. Mari mengevaluasi diri sendiri. Berapa banyak waktu yang kita habiskan untuk membaca al-Quran? Bandingkan dengan waktu yang kita habiskan untuk gawai?!</p> <p>Seorang ulama pernah berkata; &ldquo;Keadaan orang shalih terdahulu dengan Alquran, sama dengan keadaan kalian saat ini dengan <em>handphone</em>&rdquo;.</p> <p>Artinya, orang shalih senantiasa bersama Alquran dan tidak bisa lepas darinya, sebagaimana kita senantiasa menggunakan <em>handphone</em> dan tidak bisa lepas darinya.</p> <p>Inti dakwah Rasulullah adalah menyampaikan Alquran kepada segenap umat manusia. Sampai-sampai Rasulullah mengadu kepada Allah tentang perilaku umatnya:</p> <p>&ldquo;Berkatalah Rasul: &lsquo;Wahai Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan al-Qur&rsquo;an ini sebagai sesuatu yang diabaikan&rsquo;&rdquo;. (QS. al-Furqan: 30).</p> <p>Mari kita bahagiakan Rasulullah, jangan membuat sedih Rasulullah dengan mengabaikan al-Quran. Letakkan <em>gadget</em>. Mulailah membaca Alquran.</p> <p style="text-align: center;"><iframe src="//www.youtube.com/embed/kp22OnXQDg0" width="560" height="314" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe>&nbsp;</p> <p style="text-align: center;"><iframe src="//www.youtube.com/embed/u3WCfh1AqMY" width="560" height="314" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p> <p>&nbsp;</p> <p><em>Sumber: Majalah Al Falah Edisi Mei 2019</em><br /><em>Naskah: Habibi</em><br /><em>Editor: Ayu SM</em></p> <p><strong>Baca Juga:</strong></p> <p><a title="Tips Melatih Anak Berpuasa | YDSF" href="../../../../berita/tips-melatih-anak-berpuasa-ydsf-GuRO.html">Tips Melatih Anak Berpuasa | YDSF</a></p> <p><a title="Tiga Tingkatan Puasa | YDSF" href="../../../../berita/tiga-tingkatan-puasa-VyFO.html">Tiga Tingkatan Puasa | YDSF</a></p> <p><a title="Bayar Zakat untuk Orang yang Meninggal | YDSF" href="../../../../berita/bayar-zakat-untuk-orang-yang-meninggal-IeDb.html">Bayar Zakat untuk Orang yang Meninggal | YDSF</a></p> <p><a title="Perbedaan Zakat, Infaq, dan Sedekah | YDSF" href="../../../../berita/perbedaan-zakat-infaq-dan-sedekah-PDCJ.html">Perbedaan Zakat, Infaq, dan Sedekah | YDSF</a></p> <p><a title="Kondisi Masjid vs. Mall di Akhir Ramadhan | YDSF" href="../../../../berita/kondisi-masjid-vs-mall-di-akhir-ramadhan-iipa.html">Kondisi Masjid vs. Mall di Akhir Ramadhan | YDSF</a></p> <p><a title="Perbedaan Pahala Shalat di Masjid dan Mushola | YDSF" href="../../../../berita/perbedaan-pahala-shalat-di-masjid-dan-mushola-ydsf-RLbr.html">Perbedaan Pahala Shalat di Masjid dan Mushola | YDSF</a></p> <p><a title="Tips Memakmurkan Masjid | YDSF" href="../../../../berita/tips-memakmurkan-masjid-ydsf-B2kl.html">Tips Memakmurkan Masjid | YDSF</a></p> <p><a title="Tips Mengatur Penggunaan Gadget pada Anak | YDSF" href="../../../../berita/tips-mengatur-penggunaan-gadget-pada-anak-ydsf-9ZCm.html">Tips Mengatur Penggunaan Gadget pada Anak | YDSF</a></p> <p><a title="Pintu Dosa di Era Digital | YDSF" href="../../../../berita/pintu-dosa-di-era-digital-ydsf-JUVs.html">Pintu Dosa di Era Digital | YDSF</a></p> <p><a title="Waspadai Perkara Perusak Amal | YDSF" href="../../../../berita/waspadai-perkara-perusak-amal-onpH.html">Waspadai Perkara Perusak Amal | YDSF</a></p>

Dukung Program Ini

Mari bersama-sama membantu program ini untuk mencapai tujuannya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat