Tips Mendidik Anak Suka Menolong | YDSF

Tips Mendidik Anak Suka Menolong | YDSF

19 Juli 2022

Selama pandemi lalu yang terjadi, dapat menjadi momentum terbaik untuk mengajarkan anak-anak tentang kepedulian. Tentang pentingnya sikap menolong dan berbagi dengan sesama. Sikap menolong dan berbagi seharusnya menjadi bagian dari karakter generasi muslim, yang merupakan manifestasi dari akhlak mulia serta sesuai dengan tuntunan Allah. Seperti tertuang dalam Al Maidah ayat 2.

Untuk menanamkan kebiasaan tersebut, tentunya memerlukan proses panjang yang dimulai sejak usia dini. Setiap orang tua harus memiliki ilmu dan memahami tujuan dari setiap tahapan pengasuhan anak, terkait perilaku dan karakter anak yang diharapkan.

Ada beberapa tahapan yang perlu dilakukan orang tua. Pertama, memberikan pengetahuan tentang sikap tersebut yang meliputi mengapa, untuk apa dan juga manfaatnya. Kedua, menanamkan kecintaan pada diri anak tentang perilaku baik yang akan menjadi sumber energi dan motor penggerak berperilaku baik.

Selanjutnya, mengajak anak bersikap baik dan mendorong anak untuk melakukannya setiap saat. Sebab, hal ini merupakan hasil dari kedua hal di atas dan harus dilakukan berulang hingga menjadi kebiasaan, hingga akhirnya terbentuk moral dan karakter yang diharapkan.

Setiap manusia perlu selalu melatih diri untuk lebih peduli sesama dan lingkungan sekitar. Ajak dan biasakan anak berbagi dan saling menolong sejak kecil. Ada kalanya, sifat dasar manusia mencintai harta yang dimiliki. Kurangnya pemahaman agama, menyebabkan ketidakmampuan dalam mengembangkan sikap tersebut, sebagai bagian dari nilai yang berlaku di masyarakat.

Baca juga: Cara Membentuk Karakter Baik pada Anak Menurut Islam | YDSF

Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengembangkan sikap suka berbagi dan menolong.

1. Keteladanan dari orang tua dan orang terdekat sangat penting. Anak-anak belajar dari lingkungannya dengan cara melihat dan mencontoh secara langsung. Keteladanan adalah salah satu metode efektif untuk mendidik anak.

2. Memberikan kesempatan kepada anak untuk berbagi dan menolong dalam berbagai kesempatan. Terutama saat bermain dan berkumpul bersama teman atau saudara.

3. Mengajak anak secara langsung mendatangi lokasi bencana misalnya untuk memberikan bantuan. Bisa juga ke panti asuhan, panti jompo atau ke rumah saudara untuk memberikan bantuan secara langsung.

4. Mengajak anak berpartisipasi dalam acara amal atau penggalangan dana. Berilah pemahaman bahwa banyak orang berlomba-lomba berbagi untuk sesama, semata-mata ingin mendapatkan ridha Allah dan sebagai wujud bersyukur kepada Allah.

5. Mengajak anak membaca buku ataupun melihat tayangan tentang berbagi. Bisa pula dengan bermain peran yang membuat anak menolong. Selain menghibur, aktivitas ini sekaligus menanamkan pengertian yang lebih nyata dan jelas kepada anak.

6. Biasakan mengucap Alhamdulillah dan bersyukur atas segala yang dialami. Saat mengalami kebaikan maupun ketika mendapati hal yang tidak disenangi. Ajak anak untuk berbagi, baik ketika bahagia ataupun sedih, serta tetap memberikan pertolongan bagi yang memerlukan.3

Baca juga: Tips Mengatur Penggunaan Gadget pada Anak | YDSF

Hal-hal tersebut di atas dapat menjadi kebiasaan bila dilatih terus-menerus. Dapat pula tertanam di alam bawah sadar anak. Kuncinya, orang tua konsisten memberi contoh, mengingatkan dan melatih anak untuk melakukannya.

Tak lupa, selalu doakan agar Allah memberikan kemudahan dan kesempatan memiliki sikap sebagaimana kita harapkan. Selalu libatkan Allah dalam setiap hal yang kita lakukan, termasuk mendidik anak-anak kita. Sebagaimana doa Nabi Sulaiman a.s. dalam Surat An-Naml ayat 19, seperti berikut terjemahannya.

"Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.”

Pada dasarnya, setiap manusia terlahir dengan fitrah suci. Sehingga, bila diajarkan dan diajak pada jalan kebaikan, dia tidak akan menolak kebaikan dan kebenaran tersebut.

Demikianlah ikhtiar yang perlu dilakukan orang tua dalam mengembangkan sikap suka berbagi dan menolong pada diri anak-anak. Dan kondisi pandemi saat ini dapat menjadi layaknya sebuah laboratorium riil untuk mengajarkan dan membiasakannya. Insya Allah kita dimampukan untuk mendidik anak-anak kita untuk memiliki akhlak terpuji tersebut. Aamiin Allahumma aamiin.

 

Sumber Majalah Al Falah Edisi September 2021

 

Donasi Pendidikan:


Pena Bangsa:


Artikel Terkait:

Mengajarkan Aqidah dan Keterampilan pada Anak | YDSF
CARA MENGHITUNG ZAKAT PENGHASILAN | YDSF
Anak Suka Mengambil Uang Orang Tua | YDSF
Tips Mendidik Anak Berkarakter | YDSF
PERHITUNGAN ZAKAT RUMAH KONTRAKAN | YDSF
Pendidikan Karakter Generasi Visioner | YDSF
MENGENAL ISTILAH-ISTILAH DALAM WAKAF | YDSF


Tags: tips mendidik anak suka menolong

Share:


Baca Juga

Berbagi kebaikan lebih mudah dengan SCAN QRIS Menggunakan Aplikasi berikut: