Ribuan Guru Ngaji Pelosok Terima THR dari YDSF

Ribuan Guru Ngaji Pelosok Terima THR dari YDSF

7 Mei 2021

Jelang Idul Fitri, Yayasan Dana Sosial Al Falah membagikan Tunjangan Hari Raya untuk guru ngaji, sekolah Islam dan madrasah diniyah di berbagai pelosok Jatim dan Nusa Tenggara Timur, Jumat (7/5). Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan virtual dengan ratusan penerima bantuan. Hampir 2000 guru menerima THR dengan masing-masing guru menerima Rp 500 ribu. Dengan total bantuan Rp 949 juta.

Ustadzah Khoiriyah (36), salah satunya. Guru mengaji dari Taman Pendidikan Al Quran Sabilul Khoir Dukuh Kupang, Surabaya itu sangat gembira bisa mendapatkan jatah THR dari YDSF. Apalagi, dalam beberapa waktu ini selama pandemi, para santrinya banyak yang tidak datang mengaji dan imbasnya uang infaq mengaji tak ada lagi.

“Bantuan ini akan menambah semangat kami berlima dalam mengajar anak-anak. Ini jadi berkah buat kami semua di tengah keterbatasan karena pandemi. Terima kasih donatur YDSF atas kepeduliaannya,” kata Khoiriyah dengan mata berkaca-kaca.

Bahagia juga dirasakan Mahmud (45). Guru TPQ di Benjeng, Gresik itu merasa ketiban rezeki karena tak pernah mimpi dapat THR. Apalagi dalam beberapa bulan ini iuran para santrinya tidak ada lagi sehingga tidak bisa membayar honor para guru.

Direktur Pelaksana YDSF Agung Wicaksono mengatakan, THR yang diberikan itu merupakan apresiasi kepada para guru mengaji atas dedikasi dan pengabdiannya yang tak kenal lelah mengajar anak-anak terus mengaji meskipun pandemi Covid 19 membawa dampak luar biasa pada proses belajar mengajar.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan mereka harapannya bisa menambah semangat untuk terus menularkan ilmunya. Mereka adalah para pejuang yang luar biasa,” kata Agung Wicaksono.

Menurut Agung Wicaksono, program baik ini insya Allah akan terus dilakukan YDSF ke depan. Karena masih banyak guru-guru pelosok yang belum terperhatikan kondisinya. Dia menjelaskan, para penerima THR itu rata-rata menerima honor Rp 150 ribu setiap bulan. Itupun masih tergantung dengan kondisi lembaga masing-masing di tengah pandemi seperti sekarang ini. Bahkan, tidak sedikit yang tidak menerima honor.

Anggota Dewan Syariah YDSF Taufiq AB, saat memberikan tausiyah juga mengapresiasi para guru penerima atas perjuangan mereka. “Ustadz dan Ustadzah ini termasuk orang yang beruntung karena terpilih sebagai pendidik dan pejuang umat. Maka kuatkan keikhlasannya,” ujarnya.

Tags:

Share:


Baca Juga

Berbagi kebaikan lebih mudah dengan SCAN QRIS Menggunakan Aplikasi berikut: