<p class="MsoNormal">Tak ada yang menyangka halaman kecil di Dusun Tlogo, Desa Leprak, Kecamatan Klabang, Bondowoso, siang itu mendadak ramai. Anak-anak berlarian, para ibu sibuk memasak di tungku yang baru saja mereka buat, sementara para bapak bergotong royong menyembelih dan membersihkan hewan qurban.</p>
<p class="MsoNormal">Di tengah perbukitan dan akses jalan yang sulit dijangkau, warga Dusun Tlogo akhirnya merasakan momen yang selama ini hanya mereka dengar dari tempat lain, menikmati daging qurban. Tentu, momen langka ini langsung disambut meriah, dengan menggelar makan bersama di kampung sendiri.</p>
<p class="MsoNormal">Enam ekor domba yang sebelumnya dibawa tim Ekspedisi Qurban Lembaga Amil Zakat dan Wakaf Nasional Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF) akhirnya disembelih pada Rabu (28/5). Takbir berkumandang pelan di dusun yang berada di ujung perbukitan Bondowoso itu, menghadirkan suasana istimewa.</p>
<figure class="image align-center"><img src="https://api.ydsf.org/file/c0812a937d57b545" alt="" width="935" height="623">
<figcaption>Mbah Addus, lansia dhuafa Dusun Tlogo yang turut senang saat menikmati daging qurban.</figcaption>
</figure>
<p class="MsoNormal">Daging qurban tidak langsung dibagikan begitu saja. Warga memilih memasaknya bersama. Para ibu menyiapkan bumbu dan memasak dalam jumlah besar, sementara warga lain membantu menata tempat makan di halaman dusun.</p>
<p class="MsoNormal">Tak lama kemudian, aroma masakan mulai memenuhi kawasan kecil itu. Warga duduk melingkar, makan bersama, menikmati kebersamaan, dan berdoa agar qurban seperti ini dapat terluang kembali tahun depan.</p>
<p class="MsoNormal">Bagi Nur Salim, tokoh masyarakat Dusun Tlogo, hari itu menjadi momen yang sangat berkesan. Ia mengaku sejak kecil belum pernah merasakan pelaksanaan qurban di dusunnya.</p>
<p class="MsoNormal">“Di sini ada sekitar 80 keluarga dengan kurang lebih 200 jiwa. Dari saya kecil sampai sekarang, belum pernah ada qurban masuk ke dusun ini. Baru kali ini warga bisa menikmati daging qurban bersama-sama di kampung sendiri,” ujar sosok yang kerap dipanggil Pak Haji ini.</p>
<p class="MsoNormal">Ia mengatakan, kehadiran YDSF membawa kebahagiaan tersendiri bagi warga yang selama ini hidup dengan keterbatasan akses.</p>
<p class="MsoNormal">“Warga sangat senang. Dari pagi semua ikut membantu. Ada yang menyembelih, memasak, sampai menyiapkan tempat makan bersama. Kami benar-benar berterima kasih kepada YDSF,” tambahnya.</p>
<figure class="image align-center"><img src="https://api.ydsf.org/file/9dfe4e36ffd505de" alt="" width="1049" height="699">
<figcaption>Selain di masak bersama, daging qurba juga didistribusikan kepada seluruh warga dusun.</figcaption>
</figure>
<p class="MsoNormal">Sebelumnya, perjalanan membawa hewan qurban menuju Dusun Tlogo bukan perkara mudah. Tim Ekspedisi Qurban YDSF harus melewati jalan berbatu, tanjakan curam, lumpur, hingga hujan deras yang membuat kendaraan roda tiga tak bisa melanjutkan perjalanan.</p>
<p class="MsoNormal">Hewan qurban akhirnya dipindahkan menggunakan sepeda motor agar tetap bisa sampai ke dusun tujuan. Perjalanan sejauh sekitar tujuh kilometer itu ditempuh selama kurang lebih satu setengah jam melewati jalur perbukitan.</p>
<p class="MsoNormal">Kepala Cabang YDSF Bondowoso, Indah Suwarni, mengatakan Dusun Tlogo dipilih menjadi salah satu titik prioritas distribusi qurban lantaran kondisi wilayahnya yang cukup terisolasi.</p>
<p class="MsoNormal">“Akses menuju Dusun Tlogo memang sangat sulit. Jalan masih berupa tanah, bebatuan, dan kalau hujan menjadi licin serta berlumpur. Karena itulah dusun ini menjadi salah satu prioritas kami agar warga juga bisa merasakan kebahagiaan qurban,” ujar Indah Suwarni.</p>
<p class="MsoNormal">Menurutnya, keterbatasan akses di Dusun Tlogo masih dirasakan dalam banyak hal. Bahkan listrik baru masuk ke wilayah tersebut sekitar dua tahun terakhir.</p>
<p class="MsoNormal">“Semoga qurban ini membawa berkah bagi warga pelosok,” katanya.</p>
<p class="MsoNormal">Di tengah keterbatasan akses, siang di Dusun Tlogo terasa berbeda. Takbir, asap masakan, dan tawa warga menjadi penanda bahwa qurban akhirnya benar-benar hadir di kampung kecil yang tak pernah terjamah qurban.</p>
Program
Rayakan Daging Qurban Pertama Kali, Warga Dusun Sambut dengan Makan Bersama
28 Mei 2026•22 min baca•MediaHumas
Dukung Program Ini
Mari bersama-sama membantu program ini untuk mencapai tujuannya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat