Edukasi

Peserta Kaifa Tusholli Tuntaskan Pelatihan dengan Ujian Praktik Shalat

18 Oktober 2026•19 min baca•MediaHumas
Peserta Kaifa Tusholli Tuntaskan Pelatihan dengan Ujian Praktik Shalat
<p>Pelatihan shalat Kaifa Tusholli yang digelar Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF) bekerja sama dengan Kaifa Tusholli Center (KTC) telah mencapai penghujung rangkaian. Memasuki pekan ketiga, pelatihan ini ditutup dengan tahap Tashih, yakni ujian untuk mengukur pemahaman peserta sekaligus memantapkan tata cara shalat sesuai riwayat hadist.</p> <p>Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (17/10) ini diikuti 29 peserta dari kalangan guru mengaji dan guru sekolah. Bertempat di Kantor Graha Zakat 2 YDSF, Jalan Gubeng Kertajaya 8C No. 11, Surabaya, para peserta mengikuti ujian dengan didampingi trainer KTC, yakni Ustaz Muhim Kamaluddin, Ustaz Qory Hammad, dan Ustaz Ahmad Yalik Khoir.</p> <p>Sebelumnya, selama dua pekan peserta telah menerima materi pada tahap Tahsin. Pada tahap Tashih, peserta mengikuti ujian teori, bacaan-bacaan sunah, serta gerakan shalat. Sebelum ujian dimulai, peserta terlebih dahulu mendapatkan ulasan singkat mengenai materi yang telah dipelajari.</p> <p>Ustaz Ahmad Yalik Khoir menjelaskan, Tashih merupakan tahap pemantapan untuk menyempurnakan pelaksanaan shalat sesuai tuntunan riwayat hadist. Melalui ujian ini, trainer ingin mengetahui sejauh mana peserta menguasai materi yang telah diberikan.</p> <p><img src="https://api.ydsf.org/file/b3d90ef9cf1d81d9" alt="" width="1050" height="700"></p> <p>&ldquo;Kita ingin mengetahui sejauh mana para peserta ini sudah menguasai materi. Pertama, dari uji teori. Kedua, uji bacaan-bacaan sunah sesuai dengan riwayat hadist. Ketiga, gerakan-gerakan yang harus dikawal sesuai dengan gerakan yang sudah diriwayatkan,&rdquo; jelasnya.</p> <p>Bagi peserta, tahap ini menjadi kesempatan untuk mengevaluasi sekaligus memperbaiki pemahaman tentang tata cara shalat. Fathul Mubarak Ahmad Baroni, salah satu peserta yang merupakan guru SD Tanwir, mengaku ujian bacaan menjadi bagian yang paling menantang baginya.</p> <p>&ldquo;Dari ketiga ujian ini, menurut saya yang paling sulit adalah bacaan, karena biasanya berbeda dengan yang diajarkan sehingga harus menyesuaikan. Semoga Kaifa Tusholli ini bisa memberikan pembenahan dan perbaikan serta persamaan gerakan, bacaan, dan shalat untuk guru-guru SD semuanya,&rdquo; ungkap Fathul.</p> <p>Hal serupa disampaikan Robiah, peserta dari MI Baiturrahman. Menurutnya, penguasaan bacaan menjadi tantangan tersendiri karena peserta perlu menghafal berbagai bacaan shalat yang bersumber dari sejumlah riwayat.</p> <p>&ldquo;Keseluruhannya memang sudah berbobot, tetapi bagi saya pribadi tantangannya ada di bagian bacaan. Sebab, di bagian bacaan itu sendiri kita harus menghafalkan seluruh bacaan yang ada di beberapa riwayat,&rdquo; ujarnya.</p> <p>Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan, masing-masing peserta akan mendapatkan sertifikat sebagai bukti telah mengikuti pelatihan dan bekal untuk mengajarkan materi Kaifa Tusholli kepada orang lain.</p> <p>Ustaz Ahmad berharap, pelatihan ini dapat membantu peserta menyempurnakan pelaksanaan shalat masing-masing sebelum meneruskan ilmu yang diperoleh kepada lingkungan sekitarnya.</p> <p>&ldquo;Harapannya, dengan me-review shalat masing-masing peserta, bukan berarti ada shalat yang salah dan benar, tetapi dalam hal ini adalah untuk menyempurnakan. Setelah shalat para guru ini disempurnakan, mereka bisa mengajarkannya kepada orang lain, murid-murid, tetangga, majelis taklim, dan lain sebagainya,&rdquo; tuturnya.</p> <p>Melalui pelatihan ini, YDSF bersama KTC berharap para peserta dapat menerapkan materi yang telah dipelajari sekaligus membagikan pemahaman tentang tata cara shalat sesuai tuntunan riwayat hadist kepada murid dan masyarakat di sekitarnya.</p> <p>&nbsp;</p>

Dukung Program Ini

Mari bersama-sama membantu program ini untuk mencapai tujuannya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat