Program

Pentingnya Iman Kepada Hari Akhir | YDSF

28 Desember 2022•50 min baca•Admin
featured
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Warga dunia mungkin paham bagaimana ngerinya ledakan bom atom di Nagasaki dan Hiroshima pada Agustus 1945. Peristiwa ini dituliskan di seluruh sekolah di dunia pada tiap buku sejarah. Ratusan ribu jiwa tak berdosa jadi korban keganasan Perang Dunia II. Jutaan lainnya jadi cacat seumur hidup terdampak radiasi nuklir.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Masyarakat Eropa juga selalu mengenang pembantaian manusia oleh tentara Nazi Jerman pada dekade 1940an. Menurut sebuah penelitian, diperkiraan 6 juta jiwa terbunuh pada kamp-kamp konsentrasi dan pada ekspansi militer Nazi.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Begitu juga kekejaman tentara Israel yang tiap hari menumpahkan bom fosfor kepada anakanak Gaza? Siapa yang akan menyeret mereka untuk meminta pertanggungjawaban?! Siapa yang harus bertanggung jawab terhadap kematian jutaan manusia ini?<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Siapakah pembuat bom atom itu dan siapa yang memerintahkannya? Apakah kekejaman Nazi dilupakan begitu saja sejak Adolf Hitler mati bunuh diri di bunkernya? Apakah tragedi ini selesai begitu saja? <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Allah Swt telah menyiapkan Hari Pembalasan. Segala tindak tanduk manusia kelak akan dimintai pertanggungjawaban. Akhirat adalah negeri perhitungan dan pembayaran. Ya pembayaran. Kita semua akan membayar atas setiap perbuatan kita di dunia ini.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Karena itu, seorang mukmin meyakini negeri akhirat agar dia berhati-hati melangkah. Agar dia punya optimisme dalam menanggung ujian hidup.<o:p></o:p></span></p><h2><span lang="IN">1. Mengurangi rasa khawatir orang beriman<o:p></o:p></span></h2><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Setiap manusia pasti punya rasa khawatir. Manusia mengkhawatirkan keadaannya. Ada yang khawatir dengan kurangnya rezeki, khawatir kondisi keluarganya, khawatir bagaimana nantinya anak cucunya bisa menjalani kehidupan dan rasa khawatir lainnya.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Kita tentu ingat bagaimana Bilal bin Rabah disiksa kaum kafir. Juga ketegaran Khabab bin Al Arts yang direbahkan di atas paku-paku panas. Juga pengorbanan Summayah, ibunda Ammar bin Yassir yang tertusuk tombak sampai wafat. Semua mendapat kekuatan dari keimanan pada akhirat. Semua siksaan dan penderitaan akan terbayar indah. Tinggal di dalamnya selamalamanya.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Allah berfirman, “Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa. (QS. Yunus 62-63).</span></p><pre><span lang="IN"><o:p><b>Baca juga:&nbsp;<a href="https://ydsf.org/berita/allah-ada-di-mana-ydsf-q3Iy.html" target="_blank">Allah Ada di Mana? | YDSF</a></b></o:p></span></pre><h2><span lang="IN">2. Tetap optimistis dalam kesulitan<o:p></o:p></span></h2><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Pada Perang Dunia II, tentara Uni Soviet yang komunis merasa ngeri mendengar kehebatan tentara Jerman dengan tank-tank dan pansernya. Banyak tentara Uni Soviet yang kemudian desersi. Mereka enggan jadi tumbal di garis depan. Di antaranya mengatakan, “Kita tak pernah kenal Tuhan. Maka tak ada bedanya kita mati sebagai patriot atau sebagai pengecut yang sembunyi di bawah kasur?”<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Maka begitulah keadaan orang yang tidak beriman pada Hari Akhir. Mereka merasa sama saja, baik berjuang ataupun meninggalkan perjuangan. Di dunia tak bahagia, dan di akhirat makin sengsara.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Sangat berbeda dengan mukmin. Jika dia berjuang fi sabilillah dan Allah memenangkannya, maka dia mendapat kebahagiaan. Namun dia gugur dalam perjuangan di jalan Allah, justru dia mendapat hadiah yang jauh lebih baik. Dia akan mendapatkan surga.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Betapa banyak pejuang Indonesia yang tidak menikmati alam kemerdekaan. Mereka telah gugur sebelum merasakan kemenangan. Namun Allah telah menyediakan tempat kenikmatan yang tak pernah dirasa manusia.<o:p></o:p></span></p><h2><span lang="IN">3. Bertindak penuh kehati-hatiaan<o:p></o:p></span></h2><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Setiap manusia pasti punya peran di tengah masyarakat. Makin besar peran, maka sebesar itulah hadiah yang Allah berikan nanti di akhirat jika dia berlaku dengan baik. Misalnya pak polisi, dia telah bersumpah untuk melayani dan melindungi masyarakat.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Tentu dia mendapat banyak tantangan. Akan banyak pelaku kejahatan yang berusaha memberinya iming-iming agar kongkalikong dalam kejahatan. Minimal membiarkan kejahatan itu. Yang paling parah, dia malah melindungi kejahatan.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Namun jika dia beriman kepada Hari Akhir, dia tak akan melakukan itu. Karena semua persekongkolan jahat itu pasti dicatat dan nantinya akan diberi balasan. Jika ada yang mau menyogok, polisi mukmin akan berkata, “Saya tak butuh sogokanmu. Saya hanya berharap Allah memberi yang jauh lebih baik dan halal, di dunia ini apalagi di akhirat nanti.” Sesuai ayat, “…Dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut kepada hisab yang buruk” (QS. Ar-Ra’du 21).<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Meski atasan tak ada yang tahu, prinsip inilah yang dipegangnya. Hal ini juga berlaku bagi siapa saja. Bisa ASN, TNI, pegawai swasta, pedagang, dan lain-lain.<o:p></o:p></span></p><h2><span lang="IN">4. Berbuat sebaik-baiknya<o:p></o:p></span></h2><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Bagi orang beriman, tidak ada amal baik yang sia-sia. Semua akan memberi pengaruh baik. Di dunia akan memberi dampak positif.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Akan memberi manfaat manusia atau makhluk lainnnya. Di akhirat diberi balasan yang jauh lebih baik. “Sesungguhnya Allah tidak menzlimi seseorang walaupun sebesar dzarrah, dan jika ada kebajikan sebesar dzarrah, niscaya Allah akan melipatgandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar” (QS. An Nisa 40).<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Maka orang beriman tetap berbuat baik meskipun tidak ada yang memujinya, tak ada yang menghargainya, bahkan meskipun banyak yang mencemoohnya.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">&nbsp;</span></p><p class="MsoNormal"><b><i><span lang="IN">Sumber Majalah Al Falah Edisi September 2019 <o:p></o:p></span></i></b></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">&nbsp;</span></p><h2><span lang="IN">Wakaf di YDSF:<o:p></o:p></span></h2><p><a href="../../../ayodonasi"><img src="../../../assets/media/2020/03/31/1223/1-ayodonasi.png" width="164" height="58"></a></p><p class="MsoNormal"><br></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">&nbsp;</span></p><h3><span lang="IN">Artikel Terkait:<o:p></o:p></span></h3><p class="MsoNormal"><a href="https://ydsf.org/berita/cara-mencari-berkah-tabarruk-allah-sesuai-syariat-islam-ydsf-Tjb0.html"><span lang="IN">Cara Mencari Berkah (Tabarruk) Allah Sesuai Syariat Islam | YDSF</span></a><span lang="IN"> <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><a href="https://ydsf.org/berita/konsultasi-zakat-dari-tabungan-gaji-di-bank-ydsf-liUf.html"><span lang="IN">KONSULTASI ZAKAT DARI TABUNGAN GAJI DI BANK | YDSF</span></a><span lang="IN"><o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><a href="https://ydsf.org/berita/5-hajat-asasi-manusia-menurut-islam-ydsf-1Cep.html"><span lang="IN">5 Hajat Asasi Manusia Menurut Islam | YDSF</span></a><span lang="IN"> <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><a href="https://ydsf.org/berita/zakat-penghasilan-suami-istri-bekerja-ydsf-2Toj.html"><span lang="IN">ZAKAT PENGHASILAN SUAMI-ISTRI BEKERJA | YDSF</span></a><span lang="IN"><o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><a href="https://ydsf.org/berita/perbedaan-shalat-tahajud-dan-shalat-lail-ydsf-3mzr.html"><span lang="IN">Perbedaan Shalat Tahajud dan Shalat Lail | YDSF</span></a><span lang="IN"><o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><a href="https://ydsf.org/berita/hukum-lelang-dan-jual-beli-wakaf-dalam-islam-ydsf-btb9.html"><span lang="IN">HUKUM LELANG DAN JUAL BELI WAKAF DALAM ISLAM | YDSF</span></a><span class="MsoHyperlink"><span lang="IN"><o:p></o:p></span></span></p><p class="MsoNormal"><a href="https://ydsf.org/berita/wakaf-terbaik-untuk-orang-tua-tercinta-blci.html"><span lang="IN">Wakaf Terbaik untuk Orang Tua Tercinta | YDSF</span></a><span lang="IN"><o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">&nbsp;</span></p><p> </p><h2><span lang="IN">Husnul Khotimah dengan Jariyah</span></h2><center> <iframe class="instagram-media instagram-media-rendered" id="instagram-embed-0" src="https://www.instagram.com/reel/CkyHct2DyU3/embed/?cr=1&amp;v=14&amp;wp=485&amp;rd=https%3A%2F%2Fydsf.org&amp;rp=%2Fadmin%2Fcontent%2Fberita%2Fcreate#%7B%22ci%22%3A0%2C%22os%22%3A136215.20000004768%2C%22ls%22%3A136167.5%2C%22le%22%3A136206%7D" allowtransparency="true" allowfullscreen="true" frameborder="0" height="879" data-instgrm-payload-id="instagram-media-payload-0" scrolling="no" style="background: white; max-width: 540px; width: calc(100% - 2px); border-radius: 3px; border: 1px solid rgb(219, 219, 219); box-shadow: none; display: block; margin: 0px 0px 12px; min-width: 326px; padding: 0px;"></iframe> <script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script> </center><p><span lang="IN"><o:p><br></o:p></span></p><p><span lang="IN"><o:p><br></o:p></span></p>

Dukung Program Ini

Mari bersama-sama membantu program ini untuk mencapai tujuannya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat