Dakwah

Pengelolaan Keuangan hingga Pemberdayaan Ekonomi Masjid Di Germada Sesi 2

27 Juni 2026•16 min baca•MediaHumas
Pengelolaan Keuangan hingga Pemberdayaan Ekonomi Masjid Di Germada Sesi 2
<p class="MsoNormal">Lembaga Amil Zakat dan Wakaf Nasional Yayasan Dana Sosial al Falah (YDSF) untuk kali ketiga menggelar Pelatihan dan Pendampingan Takmir Masjid YDSF 2026 melalui Gerakan Masjid Berdaya (Germada) (27/6). Pelatihan yang telah memasuki sesi kedua ini kembali diadakan di Gedung Widya Bhakti STESIA Surabaya bersama 70 orang takmir masjid yang mewakili 35 masjid di Kota Surabaya dan Kota sekitarnya.</p> <p class="MsoNormal">Menurut Choirul Anwar, selaku Kepala Cabang YDSF Surabaya, masjid berdaya ini salah satu tujuannya adalah bagaimana masjid itu benar-benar berdaya dimulai dari jamaah shalatnya semakin bertambah.</p> <p class="MsoNormal">&ldquo;Bagaimana kita menambahnya, caranya salah satunya adalah pengelolaan SDM, manajemen keuangan harus bagus sehingga kepercayaan jamaah meningkat, untuk itu di pelatihan sesi 2 ini kami hadirkan dua narasumeber yang akan menjelaskan topik tersebut,&rdquo; ucap Choirul Anwar.</p> <p class="MsoNormal">Pemateri pertama, Ustadz Salahuddin Hanafi, S.E., Ketua Takmir Masjid Al Falah Surabaya, menyajikan tema &ldquo;Pengelolaan dan Pelaporan Keuangan Kemasjidan&rdquo;. Beliau menyampaikan pentingnya manajemen keuangan masjid.</p> <p class="MsoNormal"><img src="https://api.ydsf.org/file/33b73f29b786b002" alt="" width="638" height="309"></p> <p class="MsoNormal">&ldquo;Tata kelola manajemen keuangan masjid yang baik itu yang pertama adalah amanah paling penting, kemudian yang kedua adalah transparan, yang ketiga adalah akuntabel yang dapat dipertanggungjawabkan, kemudian yang keempat jelas pembukuannya antara kas masuk dna keluar,&rdquo; terang Ustadz Salahuddin.</p> <p class="MsoNormal">Beliau melanjutkan bahwa tata kelola keuangan yang baik mau tak mau saat ini harus terintegrasi dengan sistem digital.</p> <p class="MsoNormal">Pemateri kedua, Ustadz Muhammad Rosyidi, selaku Anggota Biro Manajemen Masjid Jogokariyan, memberikan materi "Pemberdayaan Ekonomi Masjid.&rdquo; Beliau memberikan contoh-contoh pemberdayaan yang dilakukan masjid Jogokariyan terhadap para jamaahnya.</p> <p class="MsoNormal">&ldquo;Di antara fungsi masjid itu adalah bagaimana masjid itu bisa membuat jamaah semakin sejahtera, berdaya. Dan di antaranya adalah berdaya secara ekonomi karena itu masjid perlu mendorong dari para jamaahnya berproses ekonomi ekonomi untuk menunjang kemakmurannya,&rdquo; pungkas Ustadz Muhammad Rosyidi.</p> <p class="MsoNormal">Pemberdayaan ekonomi masjid itu adalah bentuk apresiasi kita kepada jamaah di samping juga upaya menjadikan jamaah semakin makmur.</p> <p class="MsoNormal">Agus Bagio Hartadi dari Masjid Al Wahyu Wisma Menanggal Surabaya mengaku senang mengikuti pelatihan dan pendampingan takmir masjid ini.</p> <p class="MsoNormal">&ldquo;Materi yang cukup teringat bagi saya adalah masjid bukan sekedar sebagai tempat ibadah, tapi masjid adalah sebagai episentrum untuk pemberdayaan umat dan yang kedua yang lebih penting dari program-program masjid adalah berdampak, terima kasih YDSF,&rdquo; ujar Agus Bagio.</p>

Dukung Program Ini

Mari bersama-sama membantu program ini untuk mencapai tujuannya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat