<p class="MsoNormal">Dalam upaya menjaga kesehatan ternak sekaligus mengantisipasi penyebaran penyakit, Lembaga Amil Zakat dan Wakaf Nasional Yayasan Dana Sosial al-Falah (YDSF) melalui program Lactofa Empowerment kembali melaksanakan pemeriksaan rutin kesehatan sapi perah pada Rabu (8/4) di Dusun Brau, Desa Gunung Sari, Kecamatan Batu.</p>
<p class="MsoNormal">Kegiatan ini dilaksanakan bersama tim dari Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Brawijaya, yang dipimpin oleh drh. Farid serta didampingi oleh 3 mahasiswa koas. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari agenda rutin pendampingan peternak, sekaligus respon terhadap meningkatnya kewaspadaan terhadap penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) atau yang dikenal masyarakat sebagai lato-lato, yang belakangan mulai mewabah di wilayah Dusun Brau.</p>
<p class="MsoNormal">Dalam kegiatan ini, tim dokter hewan melakukan pemeriksaan terhadap 6 ekor sapi perah milik mustahik binaan YDSF. Pemeriksaan meliputi pengecekan kondisi fisik, deteksi gejala penyakit, serta tindakan pencegahan dan pengobatan awal apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan pada ternak.</p>
<p class="MsoNormal">Selain pemeriksaan, peternak juga mendapatkan edukasi terkait langkah-langkah pencegahan penyebaran LSD, mulai dari menjaga kebersihan kandang, penguatan imunitas ternak, hingga kewaspadaan terhadap gejala awal penyakit.</p>
<p class="MsoNormal">drh. Farid menyampaikan bahwa pemeriksaan rutin menjadi kunci dalam menghadapi potensi wabah penyakit. “Pemeriksaan berkala sangat penting, terutama di tengah potensi penyebaran LSD. Dengan deteksi dini dan penanganan yang tepat, risiko penularan bisa ditekan dan produktivitas ternak tetap terjaga,” jelasnya.</p>
<p class="MsoNormal">Sementara itu, Hasyidan selaku PIC Sosial Kemanusiaan YDSF menegaskan pentingnya pendampingan berkelanjutan dalam program pemberdayaan. “Kami tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga memastikan keberlanjutan usaha peternak melalui pendampingan rutin, termasuk aspek kesehatan ternak. Kolaborasi dengan FKH Universitas Brawijaya menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas dan ketahanan usaha peternak binaan,” ungkapnya.</p>
<p class="MsoNormal">Program Lactofa Empowerment terus berkomitmen menghadirkan pendampingan berkelanjutan bagi peternak, tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga aspek kesehatan ternak. Melalui kolaborasi ini, diharapkan para peternak binaan semakin siap menghadapi tantangan penyakit ternak serta mampu menjaga keberlanjutan usaha peternakan sapi perah di Dusun Brau.</p>
Pemberdayaan
Pemeriksaan Sapi Perah Program Lactofa Empowerment untuk Antisipasi Wabah LSD
8 April 2026•13 min baca•MediaHumas
Dukung Program Ini
Mari bersama-sama membantu program ini untuk mencapai tujuannya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat