UPDATE NEWS

...

Thursday, 3 November 2016 10:08

Pelatihan Guru Pembelajar YDSF Oktober 2016

 

YDSF Gelar Pelatihan Guru Pembelajar Bertema Pengelolaan Kelas Aktif

Polemik pemberlakuan Kurikulum Pendidikan tahun 2013 sempat membuat gamang para guru. Oleh karena itu, YDSF dan Kualita Pendidikan Indonesia (KPI) ingin terus meningkatkan pemahaman dan keterampilan para guru dalam menerapkan Kurikulum 2013 (K13) di kelas. Salah satunya dengan Pelatihan Pengelolaan Kelas Aktif yang diadakan di MI Hasanuddin Karah Surabaya (28-30 Oktober 2016). Sebanyak 42 guru dari 10 sekolah yang yang berada dalam naungan Program Sekolah Pena Bangsa YDSF hadir di pelatihan ini.

Dalam pelatihan ini, para instruktur dari KPI mengajak peserta untuk membuat beberapa simulasi tata tertib kelas berbasis karakter. Misalnya ketertiban kelas, kebersihan, dan interaksi siswa-guru & siswa-siswa selama di kelas. Ada pula simulasi interaksi di dalam kelas yang disebut: Prosedur 5D (Dikenalkan, Dipahamkan, Disimulasikan, Diulang-ulang, Diistiqomahkan). Pelatihan ini diselenggarakan secara maraton di beberapa tempat di Jawa Timur. Total ada 30 kelas pelatihan selama 2016 ini. Inilah kepedulian YDSF untuk mengadakan pelatihan guru pembelajar.

Menurut Eko P, salah satu instruktur menyatakan selama tiga hari para guru ini merumuskan pengelolaan kelas dan membuat simulasinya. “Semua dirumuskan dalam pengukuran skala sikap. Karena K13 ini menitikberatkan pada karakter. Sehingga guru harus paham dan memberi contoh yang baik. Nah dari sini para instruktur mengundang para guru ini untuk mengenali dan membuat simulasinya. Agar nanti setelah pelatihan ini mereka mampu menerjemahkan di sekolah masing-masing,” jelasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Share: