Program

Menghadapi Anak Fanatik Bola | YDSF

25 November 2022•44 min baca•Admin
featured
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">FIFA <i>World Cup</i> 2022 tidak lepas dengan penggemar yang fanatik terhadap bola. Dari berbagai kalangan umur dan latar belakang pekerjaan dapat menjadi seorang fanatik bola. Berawal dari sekadar suka, kemudian menjadi ‘menggila’.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Seseorang yang telah memiliki cap sebagai fanatik bola, biasanya dianggap sebagai orang yang sudah berlebihan menyukai sepak bola. Dalam Islam, sesuatu yang berlebihan itu jelas tidak diperbolehkan. Karena akan menimbulkan banyak dampak, seperti menjadi malas dan lalai beribadah. <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Bila sifat fanatik bola ini melekat pada anak-anak, sering kali mereka tidak bisa mengambil langkah yang bijak. Seperti, melewatkan waktu belajarnya hanya demi mengejar jam tayang pertandingan dari klub bola yang disukainya. Bahkan, berbohong pada orang tua demi memuaskan hasrat bolanya pun bukan sesuatu yang sulit untuk dilakukan. <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Belum lagi, anak-anak yang fanatik bola ini lebih cenderung mendengarkan apa yang dikatakan orang-orang yang sepaham dengan mereka dibandingkan orang tuanya. Misalnya, orang-orang dewasa lainnya yang juga merupakan fanatik bola. Tentu, hal-hal semacam ini menjadi tantangan bagi orang tua dalam fase membesarkan anaknya.<o:p></o:p></span></p><h2><span lang="IN">Pola Pengasuhan Anak Sesuai Usia<o:p></o:p></span></h2><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Memang mendidik anak bukanlah perkara yang mudah pada masa sekarang. Perencanaan sudah dimulai sejak memilih pasangan, saat hamil kedua orangtua banyak beribadah. Sehingga anak yang lahir diharapkan mudah menyerap ketentuan agama yang dibuat Allah Swt. dalam rangka kita mampu hidup yang kondusif.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Saat anak balita, ada tahap tahap pengasuhan anak yang sering dipakai itu teori Erik Erikson. Silakan baca sekilas di Google. Meskipun perlu didampingi psikolog atau psikiater dalam melakukannya sehari-hari.</span></p><pre><span lang="IN"><o:p>Baca juga:&nbsp;</o:p></span><a href="https://ydsf.org/berita/taruhan-piala-dunia-masuk-dalam-kategori-judi-bola-ydsf-nIcp.html" target="_blank">Taruhan Piala Dunia, Masuk dalamKategori Judi Bola? | YDSF</a></pre><p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt; text-align: center;"></span></p><p class="MsoNormal">Ada kebutuhan anak usia 0-18 bulan, 18 bulan-3 tahun, 3 tahun-6 tahun, 6 tahun-12 tahun, 12 tahun-18 tahun. Seharusnya setiap pasangan belajar bagaimana pengasuhan yang baik ini dengan pendampingan. Kemudian di sekolah dan lingkungan, perlu pantauan dan kerja sama yang terus-menerus dengan orangtua.<o:p></o:p></p><p class="MsoNormal">Saat ini beban untuk mencarikan sekolah dan lingkungan terbaik untuk perkembangan anak masa usia di bawah 18 tahun ini, lebih dibebankan kepada orang tua. Hal ini sering tidak disadari oleh orang tua, sehingga orang tua berkonsultasi ketika masalah anak sudah sulit dikendalikan. Mestinya ada pendampingan sejak menjelang pernikahan.<o:p></o:p></p><p class="MsoNormal">Seperti <span lang="IN">dalam menghadapi anak yang fanatik bola</span>, yang <span lang="IN">mana biasanya </span>lebih percaya kepada orang lain dari pada kepada orang tuanya. <span lang="IT">Sehingga dianggap</span><span lang="IT"> </span><span lang="IT">membangkang, padahal di balik itu memang</span><span lang="IT"> </span><span lang="IT">ada peran orang</span><span lang="IT"> </span><span lang="IT">tua, di</span><span lang="IT"> </span><span lang="IT">samping peran</span><span lang="IT"> </span><span lang="IT">lingkungan.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IT">Peran lingkungan menjadi lebih</span><span lang="IT"> </span><span lang="IT">kuat apabila peran orang</span><span lang="IT"> </span><span lang="IT">tua pada tahap</span><span lang="IT"> </span><span lang="IT">sebelumnya kurang optimal, tidak tumbuh</span><span lang="IT"> </span><i><span lang="IT">trust</span></i><span lang="IT"> (rasa percaya) yang mumpuni dengan</span><span lang="IT"> </span><span lang="IT">orang</span><span lang="IT"> </span><span lang="IT">tua. Sehingga anak lebih ‘mengikuti’</span><span lang="IT"> </span><span lang="IT">lingkungan dari pada orang</span><span lang="IT"> </span><span lang="IT">tua.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Sebagai orang tua, rasa khawatir terkait anak yang lebih condong dekat dengan teman sesama fanatik bolanya pasti ada dan menjadi hal yang wajar. </span><span lang="IT">Dan tidak mungkin</span><span lang="IT"> </span><span lang="IT">lagi dengan serta merta kita larang, kecuali</span><span lang="IT"> </span><span lang="IT">dengan bertahap dan dia mau. Itupun sangat</span><span lang="IT"> </span><span lang="IT">tergantung kondisi psikologisnya saat ini</span><span lang="IT"> </span><span lang="IT">sebagai hasil pengasuhan selama ini.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IT">Jalan yang bisa ditempuh adalah, agar sang</span><span lang="IT"> </span><span lang="IT">ayah ikut mendampingi dia terus. Dengan cara</span><span lang="IN">, misalnya ayah ikut masuk ke dalam grup dari klub bola atau semacamnya yang disukai anak. </span><span lang="IT">Sehingga orang</span><span lang="IT"> </span><span lang="IT">tua tahu apa yang terjadi di</span><span lang="IT"> </span><span lang="IT">dalam </span><span lang="IN">klub para fanatik bola itu. &nbsp;<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Dengan begitu, orang tua bisa melihat sepak terjang anak di dalam kelompok tersebut. Kelak sebagai anggota sesama fanatik bola, orang tua dari dalam ikut terlibat untuk memperbaiki apa yang tidak beres di sana. Sehingga tempat yang disukai anak Anda adalah tempat yang aman meski resiko hidup dimanapun selalu ada. <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Bila masalah yang ditimbulkan sudah termasuk akut, maka orang tua juga perlu secara intensif berkonsultasi ke psikolog atau psikiater. Agar mendapatkan pendampingan yang lebih baik dan solusi yang tidak sepihak hingga menimbulkan masalah baru. <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">&nbsp;</span></p><p class="MsoNormal"><b><i><span lang="IN">Disadur dari Majalah Al Falah Edisi Desember 2017<o:p></o:p></span></i></b></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">&nbsp;</span></p><h2><span lang="IN">Perbanyak Sedekah Agar Hidup Semakin Berkah<o:p></o:p></span></h2><p><a href="../../../ayodonasi"><img src="../../../assets/media/2020/03/31/1223/1-ayodonasi.png" width="164" height="58"></a></p><p class="MsoNormal"><br></p><h3><span lang="IN">Artikel Terkait<o:p></o:p></span></h3><pre><a href="https://ydsf.org/berita/masalah-halal-dalam-ruu-cipta-kerja-ydsf-7Fkq.html"><span lang="IN">Masalah Halal dalam RUU Cipta Kerja | YDSF</span></a></pre><pre><a href="https://ydsf.org/berita/konsultasi-zakat-dari-tabungan-gaji-di-bank-ydsf-liUf.html"><span lang="IN">KONSULTASI ZAKAT DARI TABUNGAN GAJI DI BANK | YDSF</span></a></pre><pre><a href="https://ydsf.org/berita/hukum-percaya-pawang-hujan-dalam-islam-ydsf-usio.html"><span lang="IN">Hukum Percaya Pawang Hujan dalam Islam | YDSF</span></a></pre><pre><a href="https://ydsf.org/berita/zakat-penghasilan-suami-istri-bekerja-ydsf-2Toj.html"><span lang="IN">ZAKAT PENGHASILAN SUAMI-ISTRI BEKERJA | YDSF</span></a></pre><pre><a href="https://ydsf.org/berita/hukum-gadai-barang-dalam-islam-ydsf-bQnl.html"><span lang="IN">Hukum Gadai Barang dalam Islam | YDSF</span></a></pre><pre><a href="https://ydsf.org/berita/hukum-lelang-dan-jual-beli-wakaf-dalam-islam-ydsf-btb9.html"><span lang="IN">HUKUM LELANG DAN JUAL BELI WAKAF DALAM ISLAM | YDSF</span></a></pre><p class="MsoNormal"><br></p><h2><span lang="IN">Selamatkan Nelayan Dhuafa dari Riba</span></h2><center> <iframe class="instagram-media instagram-media-rendered" id="instagram-embed-0" src="https://www.instagram.com/reel/CldD_zFjxoC/embed/?cr=1&amp;v=14&amp;wp=540&amp;rd=https%3A%2F%2Fydsf.org&amp;rp=%2Fadmin%2Fcontent%2Fberita%2Fcreate#%7B%22ci%22%3A0%2C%22os%22%3A121799.59999990463%2C%22ls%22%3A121761.5%2C%22le%22%3A121794.70000004768%7D" allowtransparency="true" allowfullscreen="true" frameborder="0" height="880" data-instgrm-payload-id="instagram-media-payload-0" scrolling="no" style="background: white; max-width: 540px; width: calc(100% - 2px); border-radius: 3px; border: 1px solid rgb(219, 219, 219); box-shadow: none; display: block; margin: 0px 0px 12px; min-width: 326px; padding: 0px;"></iframe> <script async="" src="//www.instagram.com/embed.js"></script></center><p><span lang="IN"><o:p><br></o:p></span></p><p><span lang="IN"><o:p><br></o:p></span></p>

Dukung Program Ini

Mari bersama-sama membantu program ini untuk mencapai tujuannya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat