UPDATE NEWS

...

Tuesday, 27 December 2016 16:25

Maulid Rasulullah Di Gresik

Perbedaan cara dalam Merayakan maulid nabi untuk menghormati kelahiran Rasulullah shallallahu alaihi wasallam diberbagai tempat memang menjadi salah satu identitas dari Indonesia. Salah satunya di Gresik. Di masjid Agung Maulana Malik Ibrahim “Maulid Fair” ini deselenggarakan dan diisi oleh berbagai acara dan produk-produk islami seperti pameran buku dan produk murah, pasar murah, festival qosidah rebana, serta pengobatan gratis.

Dalam sambutannya, ketua takmir masjid Ahmad Misbahul Abidin, M.Pd.I menjelaskan beberapa komunitas sangat antuas mengikuti acara sepekan ini. “Maulid Fair ini pelaksanaannya sudah menginjak tahun ke-2 yang sebelumnya dikemas dalam pekan Maulid, yang membedakan dari sebelumnya pelaksanaan Maulid fair tahun ini lebih banyak keilmuwannya” tutur Misbah. Bursa buku murah, tutorial hijabi, tutorial teknik mendongen islami, dan kajian parenting islami dari total 15 kegiatan itu menjadi fokus bidang keilmuan seperti yang ditutukan oleh Misbah.

Berikutnya acara dilanjutkan dengan sambutan Wakil Bupati Gresik Mochammad Qosim yang sekaligus membuka acara ini. Dalam sambutannya beliau menyampaikan, mencinati nabi Muhammad SAW dengan model apapun itu positif. Pada peserta yang hadir 750 orang dari kalangan guru, siswa, serta umum. “Saya bersyukur kegiatan seperti ini sangat positif dalam membekali anak-anak bangsa, membina moral mereka. Jarang orang-orang menyambut peringatan maulid nabi Muhammad SAW dengan membuat acara selengkap ini, dengan tersedianya produk-produk islami, pameran islami, festival rebana, kepedulian sosial, santuan dhuafa, ada perhatian pada guru.” Tutur Qosim.

YDSF kantor Gresik yang turut andil dalam acara ini, pada hari Selasa (6/12) memberikan layanan pengobatan ala nabi secara gratis berupa bekam, ruqyah, pengobatan herbal untuk 300an pengunjung yang hadir. Dan pada hari Ahad (10/12) YDSF juga menggelar kajian parenting yang bertema “Menjadikan Anak Genius Alqur’an”.(PUT)

Foto Bersama YDSF

(KETERANGAN FOTO)

Wabup: Berkumis, bersafari hitam, berpeci.

Ketua Takmir : baju putih, berpeci, gemuk

Share: