<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Salah satu akhlak
mulia yang harus dimiliki oleh setiap muslim ialah sifat malu. Rasa malu akan
membuat umat muslim terhindar dari perbuatan buruk. Sebaliknya, bila tidak
memiliki rasa malu, kemungkinan besar mudah baginya untuk mengerjakan keburukan.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Dari Zaid bin Abi
Thalhah r.a, Rasulullah bersabda, <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal" align="right" style="text-align:right"><span lang="IN" style="font-size:14.0pt;line-height:107%;mso-ansi-language:IN">ุฅูููู ููููููู ุฏููููู
ุฎูููููุง ููุฎููููู ุงููุฅูุณููุงูู
ู ุงูููุญูููุงุกู.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">โ<i>Setiap agama
memiliki etika, dan etika (utama agama) Islam adalah malu.</i>โ (HR. Ibnu Majah).<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Ibnu Qayyim mengatakan
bahwa kata <i>al-Hayaโu </i></span><span lang="IN" style="font-size:14.0pt;
line-height:107%;mso-ansi-language:IN">ุงูููุญูููุงุกู</span><span lang="IN">ย diambil
dari kata <i>al-Hayah</i> yang berarti โkehidupanโ. Hal itu memiliki makna
seberapa jauh hati seseorang hidup, sejauh itu pula kekuatan malu seseorang
bersemayam di hatinya. Kurangnya rasa malu menjadi salah satu indikasi matinya
hati dan roh. Setiap hati lebih hidup, saat itu juga rasa malu menjadi lebih
sempurna (<i>At-Tarifat, </i>hlm. 94).<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Ibnu Miskawaih
dalam kitab <i>tahdzib al-Akhlaq fit-Tarbiyah</i> berkata, โMalu merupakan
salah satu keutamaan yang termasuk kategori penjagaan kesucian diri, bahkan itu
adalah tahap pertama yang harus dilakukan (oleh setiap orang). Malu menjadi
pembatas jiwa dari terjerumus melakukan keburukan, serta sebagai bentuk kehati-hatian
dari celaan dan ejekan.โ<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Secara garis besar,
malu terdiri atas dua macam, yakni malu bawaan (tabiat) dan malu yang
diusahakan dengan latihan. Malu bawaan berarti sifat malu yang mucul secara
fitrah dalam diri seseorang. Sedangkan malu yang diusahakan berarti sifat malu
yang dilatih terus-menerus agar bisa tertanam dalam diri. Jenis malu yang kedua
inilah yang dijadikan sebagai cabang keimanan dan diperintahkan dalam agama
oleh Allah Swt. dan Rasulullah saw. Sebagaimana dalam hadits disebutkan bahwa, โ<i>Rasa
malu adalah bagian dari keimanan</i>.โ (HR. Bukhari dan Muslim).<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Dua macam malu di
atas itu telah terhimpun dalam jiwa Nabi Muhammad saw. Rasa malu bawaan yang
dimiliki Rasul jauh lebih besar dari rasa malu gadis โpingitanโ (zaman dulu)
yang sedang di kamar. Sementara derajat rasa malu yang diusahakan Nabi saw. berada
pada tingkatan tertinggi di antara yang lainnya.<o:p></o:p></span></p><pre><b><span lang="IN">Baca juga:ย <o:p></o:p></span></b><a href="https://ydsf.org/berita/akhlak-baik-cerminan-hati-bersih-ydsf-k2b8.html" style="font-family: SFMono-Regular, Menlo, Monaco, Consolas, "Liberation Mono", "Courier New", monospace; font-size: 11.375px; background-color: rgb(255, 255, 255);">Akhlak Baik, Cerminan Hati Bersih | YDSF</a></pre><h2><b><span lang="IN">Perintah agar Umat Islam Memiliki
Rasa Malu<o:p></o:p></span></b></h2><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Dalam Al-Qurโan setiap
manusia dianjurkan memiliki rasa malu, terutama kepada Allah Swt. Sebab, Allah
Maha Melihat atas segala sesuatu yang kita lakukan dimana pun dan kapan pun
kita berada, sekalipun kita bersembunyi di tempat terpencil yang tidak
diketahui setiap orang.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal" align="right" style="text-align:right"><span lang="IN" style="font-size:14.0pt;line-height:107%;mso-ansi-language:IN">ุฃูููู
ู ููุนูููู
ู ุจูุฃูููู
ุงูููููู ููุฑูู<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">โTidaklah dia
mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya?โ (QS. Al-Alaq:
14).<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal" align="right" style="text-align:right"><span lang="IN" style="font-size:14.0pt;line-height:107%;mso-ansi-language:IN">ุฅูููู ุงูููููู ููุงูู
ุนูููููููู
ู ุฑููููุจูุง<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">โ<i>Sesungguhnya
Allah mengawasi kalian</i>.โ (QS. An-Nisa: 1)<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">ย </span></p><p class="MsoNormal" align="right" style="text-align:right"><span lang="IN" style="font-size:14.0pt;line-height:107%;mso-ansi-language:IN">ููุงูููููู ุจูู
ูุง ุชูุนูู
ูููููู
ุจูุตููุฑู<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">โ<i>Dan Allah
Maha Melihat terhadap apa yang kalian kerjakan</i>.โ (QS. Al-Baqarah: 265)<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Sementara dalam
hadits, Rasulullah saw. bersabda, โ<i>Hendaklah kalian malu kepada Allah Azza
wa Jalla ย dengan sebenar-benar malu. Barang-siapa yang malu kepada Allah
Azza wa Jalla dengan sebenar-benar malu, maka hendaklah ia menjaga kepala dan
apa yang ada padanya, hendaklah ia menjaga perut dan apa yang dikandungnya, dan
hendaklah ia selalu ingat kematian dan busuknya jasad. Barangsiapa yang
menginginkan kehidupan akhirat hendaklah ia meninggalkan perhiasan dunia. Dan
barangsiapa yang mengerjakan yang demikian, maka sungguh ia telah malu kepada
Allah Azza wa Jalla dengan sebenar-benar malu.</i>โ (HR. Tirmidzi).<o:p></o:p></span></p><pre><span style="font-weight: 600;">Baca juga:ย </span><a href="https://ydsf.org/berita/meraih-akhlak-dengan-zakat-ydsf-Heaj.html" style="font-family: SFMono-Regular, Menlo, Monaco, Consolas, "Liberation Mono", "Courier New", monospace; font-size: 11.375px; background-color: rgb(255, 255, 255);">Meraih Akhlak dengan Zakat | YDSF</a></pre><h2><b><span lang="IN">Malu Mengerjakan Keburukan<o:p></o:p></span></b></h2><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Seseorang yang
merasa percaya diri ketika berbuat keburukan atau maksiat, merasa aman, bahkan
biasa-biasa saja saat melakukan perbuatan dosa, maka bisa dipastikan seseorang
tersebut telah kehilangan rasa malu yang ada pada dirinya.</span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Perbuatan dosa
dapat melemahkan rasa malu pada diri seorang hamba. Kemaksiatan yang terlalu
sering dikerjakan dapat membuat hamba terlepas dari rasa malu secara total,
sehingga dia tidak merasa bahwa orang-orang di sekitarnya telah mengetahui
keburukannya. Dia juga tidak terpengaruh dengan perhatian orang terhadap
dirinya. Bahkan, kebanyakan dari mereka dengan bangganya memberitahukan kondisi
dan perbuatan buruk yang dilakukan.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Hal yang
mendorongnya melakukan perbuatan tersebut, tentu karena dia berlepas diri dari
rasa malu. Apabila keadaan seorang hamba sudah seperti ini, tidak ada lagi
kebaikan yang dapat diharapkan dari dirinya sendiri. Bila iblis atau setan
melihatnya masih hidup, pasti akan berkata, โAku telah berhasil menjalankan
misiku.โ<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Manusia yang tidak
ada lagi memiliki rasa malu, ibarat orang yang mati di dunia meskipun masih
hidup dan nantinya akan mengalami kesengsaraan ketika di akhirat. Banyak dosa,
sedikit malu, hingga tidak adanya rasa semangat untuk melakukan kebaikan
sekecil apapun itu. Naudzubillah... <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Ibnu Qayyim
berkata, โ<i>Barang siapa yang lau kepada Allah ketika dia bermaksiat
kepada-Nya, Allah akan malu untuk mengazabnya pada saat dia menghadap-Nya. Dan
barang siapa yang tidak malu kepada Allah ketika dia bermaksiat kepada-Nya,
niscaya Allah tidak akan malu untuk mengazabnya kelak pada hari kiamat
(akhirat)</i>.โ (<i>Ad-Daโu wad-Dawaโu, </i>halaman 131-132).<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Dalam Al-Qurโan
dijelaskan bahwa orang yang tidak punya malu berbuat dosa akan masuk ke dalam Neraka
Jahanam. Allah Swt. berfirman, โ<i>Dan sungguh, akan Kami isi neraka Jahanam
banyak dari kalangan jin dan manusia. Mereka memiliki hati, tetapi tidak
dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka memiliki mata
(tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan
mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengarkan
(ayat-ayat Allah). Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka
itulah orang-orang yang lalai.</i>โ (QS. Al-Aโraf: 179).<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><i><span lang="IN">Wallahuaโlambisshawab<o:p></o:p></span></i></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">ย </span></p><h4><b><span lang="IN">Sumber:
Ensiklopedia Akhlak Muhammad saw. oleh Mahmud al-Mishri</span></b></h4><p class="MsoNormal"><b><span lang="IN">ย </span></b></p><p class="MsoNormal"><i><span lang="IN">Featured Image
by <a href="https://www.freepik.com/free-photo/young-man-covering-face-with-hands-t-shirt-jacket-cap-looking-upset-front-view_11994892.htm#page=2&query=Embarrassed%20moslem&position=26&from_view=search&track=robertav1_2_sidr">Freepik</a><o:p></o:p></span></i></p><p class="MsoNormal"><i><span lang="IN">ย </span></i></p><h3><b><span lang="IN">Mudah Berbagi:<o:p></o:p></span></b></h3><p><a href="../../../ayodonasi"><img src="../../../assets/media/2020/03/31/1223/1-ayodonasi.png" width="164" height="58"></a></p><p class="MsoNormal"><br></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">ย </span></p><h3><b><span lang="IN">Artikel Terkait:<o:p></o:p></span></b></h3><pre><a href="https://ydsf.org/berita/mengatasi-darurat-akhlak-ydsf-0ebW.html" style="background-color: rgb(255, 255, 255);">Mengatasi Darurat Akhlak | YDSF</a><br></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/pintu-dosa-di-era-digital-ydsf-JUVs.html">Pintu Dosa di Era Digital | YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/menghapus-dosa-riba-masa-lalu-ydsf-UKfK.html">Menghapus Dosa Riba Masa Lalu | YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/karakteristik-para-hamba-yang-dicintai-allah-ydsf-QYan.html">Karakteristik Para Hamba yang Dicintai Allah ย | YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/tanda-tanda-allah-memberi-hidayah-ydsf-yrqQ.html">Tanda-Tanda Allah Memberi Hidayah | YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/ujian-allah-untuk-menguatkan-kita-ydsf-RNVL.html">Ujian Allah Untuk Menguatkan Kita | YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/allah-lebih-melihat-keikhlasan-ydsf-t7yh.html">Allah Lebih Melihat Keikhlasan | YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/inilah-orang-yang-dicintai-allah-ydsf-nbYe.html">Inilah Orang yang Dicintai Allah | YDSF</a></span></pre><p>
</p>
Program
Malu Mengerjakan Keburukan | YDSF
9 Maret 2023โข55 min bacaโขAdmin
Dukung Program Ini
Mari bersama-sama membantu program ini untuk mencapai tujuannya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat