Program

Keutaman Puasa Arafah, Menghapuskan Dosa | YDSF

22 Juni 202339 min bacaAdmin
featured
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Puasa Arafah merupakan salah satu ibadah sunah yang sangat dianjurkan (sunah muakad) untuk dapat ditunaikan saat bulan Dzulhijjah tiba. Puasa ini dilakukan tepat pada 9 Arafah. Bertepatan dengan waktu yang sangat mulia, yakni datangnya penghapusan dosa dan pembebasan siksa neraka.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Bulan Dzulhijjah termasuk dalam empat bulan haram yang dimiliki oleh umat Muslim. Sehingga pada bulan ini sangat dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, baik wajib maupun sunah. Serta menghindari terjadinya peperangan, kecuali bila mereka menghalangi ibadah umat Muslim seperti melarang penunaian haji. <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Sebagaimana Rasulullah saw. bersabda, <i>”Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqadah, Dzulhijjah dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadal (akhir) dan Sya’ban.”</i> (HR. Bukhari dan Muslim). <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Selain puasa Arafah di tanggal 9 Dzulhijjah saja, sebenarnya juga dianjurkan untuk berpuasa pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Seperti pendapat yang disampaikan oleh Ibnu Muflih dalam <i>Al Furu’</i>, “Disunnahkan melaksanakan puasa pada 10 hari pertama Dzulhijjah, lebih-lebih lagi puasa pada hari kesembilan, yaitu hari Arafah. Demikian disepakati oleh para ulama.” <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Pendapat tersebut selaras dengan hadits riwayat Ibnu ‘Abbas r.a. dalam Sunan At-Tirmidzi, yang artinya, <i>“Rasulullah saw. bersabda, “Tiada ada hari lain yang disukai Allah Swt. untuk diisi dengan ibadah sebagaimana (kesukaan-Nya) pada sepuluh hari ini.””</i><o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Namun, tetap tidak mengapa bila seseorang hanya mampu menunaikan ibadah puasa pada 9 Dzulhijjah. Mengingat betapa pentingnya hari tersebut bagi orang yang sedang menunaikan haji. Karena bertepatan dengan wukuf di Arafah. <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Oleh karenanya, bagi seseorang yang tidak sedang menunaikan haji sangat dianjurkan untuk mau dan mampu menunaikan puasa Arafah. Terlebih dalam hadits yang berasal dari Abu Qotadah, Rasulullah saw. bersabda, <i>“Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.”</i> (HR. Muslim).</span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN"></span></p><pre><b><span lang="IN">Baca juga: <a href="https://ydsf.org/berita/keutamaan-puasa-senin-kamis-ydsf-1Ie4.html">Keutamaan Puasa Senin Kamis | YDSF</a></span></b></pre><p class="MsoNormal"><span lang="IN"> <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Jadi, orang yang sedang menunaikan ibadah haji, cukup menunaikan wukufnya saja di Arafah. Sedangkan, orang yang tidak sedang menunaikan haji alangkah lebih baik bila menunaikan ibadah puasa Arafah. <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, disebutkan dari Maimunah r.a., ia berkata bahwa orang-orang saling berdebat apakah Rasulullah saw. berpuasa pada hari Arafah. Lalu,Maimunah mengirimkan pada beliau satu wadah (berisi susu) dan beliau dalam keadaan berdiri (wukuf), lantas beliau minum dan orang-orang pun menyaksikannya. <o:p></o:p></span></p><h2><span lang="IN">Lalu, dosa-dosa seperti apa yang mendapatkan pengampunan Allah usai menunaikan puasa Arafah?<o:p></o:p></span></h2><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Para ulama berselisih pendapat terkait hal ini. Imam Nawawi berpendapat dalam Syarh Shahih Muslim, “Jika bukan dosa kecil yang diampuni, moga dosa besar yang diperingan. Jika tidak, moga ditinggikan derajat.” Sedangkan Ibnu Taimiyah berpendapat karena hadits tersebut bersifat umum maka bukan hanya dosa kecil yang diampuni, dosa besar juga bisa.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Namun, bukan berarti setelah mengetahui keutamaan puasa Arafah dapat membantu menghapuskan dosa, kita lalu lengah dan semaunya sendiri. Kembali ke rutinitas tanpa ada pembenahan diri. Sehingga siklus khilaf dan dosa terus berulang. Memang, Allah Maha Pengampun. Tetapi sebagai seorang muslim yang baik, juga sangat dianjurkan untuk bertaubat dengan sungguh-sungguh. Menahan diri dari hawa nafsu dan segala hal yang dapat menjerumuskan kembali ke dosa-dosa yang sama maupun yang baru.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Bila puasa Arafah jatuh di hari Senin atau Kamis, yang mana mungkin bebarengan dengan kebiasaan untuk menunaikan puasa sunah Senin-Kamis, maka tidak mengapa untuk menunaikan bersamaan. Niatnya pun bisa disebutkan keduanya, puasa Arafah dan puasa sunah Senin/Kamis. Hal ini diperbolehkan karena keduanya memiliki kedudukan yang setara. Yaitu, sama-sama puasa sunah. Sebagaimana pendapat dari Ustadz Zainuddin MZ, Lc., MA, Dewan Syariah YDSF, bahwa tidak mengapa membarengkan penunaian dua puasa sunah. <b>(berbagai sumber)</b><o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">&nbsp;</span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">&nbsp;</span></p><h2><span lang="IN">Kejar Berkah, Istiqamah Sedekah<o:p></o:p></span></h2><p><a href="../../../ayodonasi"><img src="../../../assets/media/2020/03/31/1223/1-ayodonasi.png" width="164" height="58"></a></p><p class="MsoNormal"><br></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">&nbsp;</span></p><h2><span lang="IN">Artikel Terkait<o:p></o:p></span></h2><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/berdoa-dengan-menyebut-nama-perantara-tawassul-orang-yang-sudah-meninggal-ydsf-RW3b.html">Berdoa dengan Menyebut Nama Perantara (Tawassul) Orang yang Sudah Meninggal | YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://www.ydsf.org/berita/zakat-maal-bulanan-ydsf-jDlLo1x.html">ZAKAT MAAL BULANAN | YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/perintah-dan-manfaat-muhasabah-ydsf-29jm.html">Perintah dan Manfaat Muhasabah | YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/zakat-untuk-harta-cicilan-ydsf-t7d4.html">ZAKAT UNTUK HARTA CICILAN | YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/perbedaan-shalat-tahajud-dan-shalat-lail-ydsf-3mzr.html">Perbedaan Shalat Tahajud dan Shalat Lail | YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/bolehkah-zakat-maal-dalam-bentuk-barang-ydsf-hs3p.html">BOLEHKAH ZAKAT MAAL DALAM BENTUK BARANG? | YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/tidak-shalat-jumat-lebih-dari-tiga-kali-ydsf-VbbL.html">Tidak Shalat Jumat Lebih dari Tiga Kali | YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/perbedaan-zakat-sedekah-dan-wakaf-ydsf-n4oh.html">PERBEDAAN ZAKAT, SEDEKAH, DAN WAKAF | YDSF</a></span></pre><p class="MsoNormal"><span lang="IN">&nbsp;</span></p><p> </p><h2><span lang="IN">Perjuangan Dion (Seorang Yatim yang Hanya Hidup dengan Neneknya) Wujudkan Asa</span></h2><p><iframe frameborder="0" src="//www.youtube.com/embed/rlNBqSR14qo" width="640" height="360" class="note-video-clip"></iframe><span lang="IN"><o:p><br></o:p></span></p><p><span lang="IN"><o:p><br></o:p></span></p>

Dukung Program Ini

Mari bersama-sama membantu program ini untuk mencapai tujuannya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat