Program

Fakta Akar Konflik Palestina dan Israel | YDSF

20 November 202347 min bacaAdmin
featured
<p class="MsoNormal"><span lang="IT">Berbicara tentang fakta akar konflik Palestina dan Israel, maka kita tidak bisa hanya melihat kejadian pada 7 Oktober 2023. Namun, kita harus mempelajari kembali sejarah awal terjadinya konflik Palestina dan Israil ini. Bukan hanya membuka buku sejarah dunia, tetapi juga tentang penciptaan para kaum secara keagamaan yang valid sesuai kitab suci yang tidak diubah-ubah isinya. Sebagai umat Muslim, maka Al-Qur’an yang menjadi referensi utama. <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IT">Mengapa demikian? Sebagaimana kita ketahui bahwa sebuah sejarah itu ditulis oleh siapa yang memenangkan. Tak heran, banyak sejarah penting yang dianggap merugikan atau merusak nama baik mereka akhirnya dihapuskan. Kemudian akar konflik yang sesungguhnya menjadi tertutup dan terlupakan.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IT">Akar konflik perebutan wilayah Palestina yang dilakukan oleh para Zionis Israil sejatinya telah terjadi sejak zaman para Nabi. Memang, saat itu istilah Zionis masih belum ada. Namun, perilaku dan cara mereka memperlakukan Palestina sudah nampak bibit-bibit yang tidak sewajarnya. <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IT">Sejarah awal Palestina memiliki keterkaitan dengan silsilah keturunan Nabi Nuh as. Sekitar tahun 2345 sebelum masehi (SM) terjadi banjir besar yang diakui sebagai hukuman atas perilaku manusia yang melampaui batas, salah satunya meragukan kekuasaan Allah Swt. Akibat dari banjir yang terjadi istri serta anak Nabi Nuh yang pertama, Kan’an, tenggelam menyisakan tiga anak yang masih hidup yaitu, Sam, Ham, dan Yafith. <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IT">Putra Nabi Nuh yang bernama Ham memiliki anak bernama Kan’an (namanya disamakan dengan sang kakak, karena ingin mengenangnya). Pada saat itu tiga anak Nabi Nuh menyebar di beberapa wilayah. Zaman dahulu, tempat pertama yang diduduki mereka maka akan disebut sesuai dengan mana orang tersebut. Salah satunya wilayah yang ditempati Kan’an. Maka tempat itu kemudian diberi nama Kan’aan atau Kananis. Dalam wilayah Kan’an memilik beberapa suku yaitu salah satunya suku Filistin, sehingga pada akhirnya wilayah tersebut dikenal dengan Palestina.<o:p></o:p></span></p><pre><b><span lang="IT">Baca juga: <a href="https://ydsf.org/berita/mengapa-banyak-nabi-diutus-ke-bani-israil-dan-bangsa-arab-ydsf-8lvJFmd.html">Mengapa Banyak Nabi Diutus ke Bani Israil dan Bangsa Arab? | YDSF</a></span></b></pre><h2><span lang="IT">Munculnya Israil dan Yahudi<o:p></o:p></span></h2><p class="MsoNormal"><span lang="IT">Bangsa Israil muncul dari keturunan Nabi Ibrahim a.s., khususnya melalui garis keturunan Nabi Ishaq. Nabi Ibrahim memiliki dua istri, yaitu Sarah dan Hajar. Namun keturunan utama yang memainkan peran penting dalam sejarah Israil berasal dari putra Sarah yang bernama Ishaq. Setelah dewasa, Nabi Ishaq menikahi seorang wanita bernama Rikba. Setelah puluhan tahun, keduanya baru diberi keturunan oleh Allah yakni Esau dan Yaqub.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IT">Yaqub, yang kemudian populer dikenal dengan sebutan Israil, merupakan salah satu anak Nabi Ishak yang paling saleh dan meneruskan ayahnya menjadi seorang nabi yang dihormati. Nabi Yakub diberi julukan “Israil”, yang artinya adalah hamba Allah. Hal tersebut karena suatu peristiwa yang terjadi ketika masih muda yaitu sering melakukan perjalanan di malam hari, Ya’qub suka melakukan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah di malam hari.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IT">Bahkan, dalam Al-Qur’an pun terdapat beberapa penyebutan untuk Yaqub yang menggunakan istilah Israil. Sebagaimana dalam surah Al-Imran ayat 93,<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal" align="right" style="margin-bottom:10.0pt;text-align:right; line-height:115%;mso-layout-grid-align:none;text-autospace:none"><span lang="AR-SA" dir="RTL">كُلُّ الطَّعَامِ كَانَ حِلًّا لِبَنِي إِسْرَائِيلَ إِلَّا مَا <b>حَرَّمَ إِسْرَائِيلُ </b>عَلَىٰ نَفْسِهِ مِنْ قَبْلِ أَنْ تُنَزَّلَ التَّوْرَاةُ ۗ قُلْ فَأْتُوا بِالتَّوْرَاةِ فَاتْلُوهَا إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ</span><span lang="EN"><o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><i><span lang="IT">“Semua makanan adalah halal bagi Bani Israil melainkan makanan yang diharamkan oleh <b>Israil (Ya'qub)*</b> untuk dirinya sendiri sebelum Taurat diturunkan. Katakanlah: "(Jika kamu mengatakan ada makanan yang diharamkan sebelum turun Taurat), maka bawalah Taurat itu, lalu bacalah dia jika kamu orang-orang yang benar.”<o:p></o:p></span></i></p><p class="MsoNormal"><i><span lang="IT">*perhatikan tulisan Arab yang diberi tanda lebih tebal.<o:p></o:p></span></i></p><p class="MsoNormal"><span lang="IT">Oleh karenanya, keturunan dari Nabi Yaqub dikenal dengan sebutan Bani Israil. Yang kemudian, dalam agama lain menyebutnya dengan istilah Israel atau Bani Israel. Anak dari Nabi Yaqub yang berjumlah 12 lalu membentuk 12 suku di tanah Kan’an. <o:p></o:p></span></p><pre><b><span lang="IT">Baca juga: <a href="https://ydsf.org/berita/kisah-nabi-dan-palestina-dalam-islam-ydsf-AfbhmeO.html">Kisah Nabi dan Palestina dalam Islam | YDSF</a></span></b></pre><h3><span lang="IT">Lalu siapakah Yahudi?<o:p></o:p></span></h3><p class="MsoNormal"><span lang="IT">Yahudi ialah orang-orang keturunan bangsa Israel yang mengidentifikasi dirinya berasal dari suku Yahuda (keturunan dari anak nabi Yaqub). Sedangkan dalam Islam, istilah Yahudi merupakan sebuah sebutan untuk orang merujuk yang merujuk kata <i>innaa hudnaa</i> dalam surah Al-A’raf ayat 156, dengan arti <i>sesungguhnya kami kembali (bertaubat) kepada Engkau (Allah).</i> <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IT">Dari penyebutan tersebut, kata <i>hudnaa</i> bila dijabarkan menjadi: 1) <i>haaduu</i> yang merupakan kata dasar; 2) <i>yahud</i>, yang merupakan sifat keadaannya; 3) Yahudi, merupakan sebutan untuk orang yang melakukannya. Penyebutan hadu untuk merujuk pada orang Yahudi, terdapat dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 62, <i>wa dziini haaduu.<o:p></o:p></i></span></p><h2><span lang="IT">Khayalan Zionis Penjajahan Palestina<o:p></o:p></span></h2><p class="MsoNormal"><span lang="IT">Para Zionis memiliki visi untuk mengakuisisi Palestina dan mendirikan negara mereka di sana. Mereka mengklaim bahwa tanah tersebut merupakan miliknya. Berawal mereka datang sebagai penyintas, tetapi saat diberi pertolongan justru mengusir si pemilik rumah. Selain itu, dalam kebijakan pemukiman Israel di wilayah Palestina, juga merupakan upaya mereka untuk mendominasi dan menguasai tanah Palestina.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IT">Wilayah negara Palestina dari tahun ke tahun semakin menyempit. Mirisnya, kini dunia hanya mengenal Gaza dan West Bank (Tepi Barat) sebagai wilayah Palestina. Itu pun, dengan embel-embel “Wilayah Kependudukan”.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IT">Khayalan Zionis untuk mendirikan Negara sendiri dan bertindak semau mereka membuat saudara-saudara kita di Palestina justru menderita. Cita-cita Zionis menghidupkan Samiri sebagai puncak kebahagiaannya adalah sebuah omong kosong. Justru itulah salah satu tanda semakin dekatnya kita dengan hari akhir. <i>Wallahua’lam.</i> <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">&nbsp;</span></p><h2><span lang="IN">Ikhtiar Terbaik untuk Palestina<o:p></o:p></span></h2><p><a href="https://pedulibaik.id/donasi/program/detail/35/solidaritas-kemanusiaan-untuk-rakyat-palestina"><img src="../../../assets/media/2023/10/09/2272/1-button-pedulibaik-ydsf.png" width="164" height="58"></a></p><p class="MsoNormal"><br></p><p class="MsoNormal"><b><i><span lang="IN">&nbsp;</span></i></b></p><h2><span lang="IN">Artikel Terkait<o:p></o:p></span></h2><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/sasaran-distribusi-penerima-sedekah-ydsf-3kxq.html">SASARAN DISTRIBUSI PENERIMA SEDEKAH | YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://www.ydsf.org/berita/ydsf-buat-warung-sedekah-siapapun-bisa-mampir-makan-gratis-hHoe.html">YDSF Buat Warung Sedekah, Siapapun Bisa Mampir Makan Gratis</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/zakat-pengurang-penghasilan-kena-pajak-ydsf-fssl.html">ZAKAT PENGURANG PENGHASILAN KENA PAJAK | YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/fidyah-dalam-islam-dan-ketentuannya-ydsf-a30e.html">Fidyah dalam Islam dan Ketentuannya | YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/zakat-diberikan-ke-tetangga-atau-lembaga-ydsf-ZLAoSQD.html">ZAKAT, DIBERIKAN KE TETANGGA ATAU LEMBAGA? | YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/hukum-zakat-penghasilan-dalam-islam-ydsf-4run.html">Hukum Zakat Penghasilan dalam Islam | YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://www.ydsf.org/berita/6-amalan-pembuka-rezeki-ydsf-a9mIFfa.html">6 AMALAN PEMBUKA REZEKI | YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/2-jenis-harta-benda-wakaf-ydsf-qhu7.html">2 Jenis Harta Benda Wakaf | YDSF</a></span></pre><p> </p>

Dukung Program Ini

Mari bersama-sama membantu program ini untuk mencapai tujuannya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat