UPDATE NEWS

...

Wednesday, 27 February 2019 02:00

Doa Minta Rezeki Halal dan Berlimpah Sesuai Sunnah | YDSF

Doa Minta Rezeki - Rezeki, jodoh, dan kematian ada di tangan Allah Swt. Artinya, hanya Allah Swt yang mengetahui kadar rezeki seseorang dan arah datangnya rezeki. Lalu apakah manusia hanya berleha-leha, santai, dan menunggu rezeki datang dengan sendirinya? Pasti tidak. Manusia mempunyai kewajiban untuk berusaha seoptimal mungkin serta tidak lupa untuk berdoa minta rezeki.

Tidak dipungkiri banyak orang menginginkan harta melimpah sehingga dapat memenuhi semua keinginannya. Padahal, setiap rezeki yang kita peroleh baik dari jumlah, cara mendapatkan, ataupun penggunaanya akan dihisab oleh Allah Swt di akhirat kelak.

Maka, agar rezeki yang kita peroleh tidak menjerumuskan ke dalam neraka, kita dapat meminta perlindungan kepada Allah Swt agar rezeki yang kita peroleh termasuk rezeki halal dan berlimpah.

Bentuk rezeki pun juga bisa bermacam-macam. Tidak hanya uang berlimpah. Kesehatan, umur yang panjang, bahkan dapat meluangkan waktu bersama keluarga juga merupakan rezeki yang sangat berharga dari Allah Swt.

Berikut beberapa contoh doa minta rezeki yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Saw.

Doa minta rezeki halal dan berlimpah sesuai sunnah - ydsf

Doa Minta Rezeki yang Baik dan Berkah

Rezeki yang baik dan berkah tidak melulu dinilai dari banyak atau sedikitnya jumlah yang kita dapat. Berikut contoh doa yang diajarkan Rasulullah:

اللَّهُمَّ أَحْيِنِي مِسْكِينًا، وَأَمِتْنِي مِسْكِينًا، وَاحْشُرْنِي فِي زُمْرَةِ الْمَسَاكِينِ.


“Ya Allah hidupkan aku dalam kondisi miskin, wafatkan aku dalam kondisi miskin, dan masukkan aku ke dalam golongan orang-orang miskin.” (Hadis hasan. Diriwayatkan Ibnu Majah (6/412))

Kenapa begitu?  Karena penghuni  surga  yang  paling  banyak  adalah  orang-orang  miskin.  Maka  jika Anda  pernah dengar: hampir-hampir kemiskinan membuat orang menjadi kafir, ini bukan hadits.

Tujuan dari Rasulullah Saw memunajatkan doa ini adalah untuk berlindung agar dihindarkan dari sifat takabur. Miskin yang dimaksudkan bukanlah secara materi kasat mata. Namun, menjadi orang yang rendah hati (khusyu’ dan tawadhu’) meski telah diberi kecukupan rezeki oleh Allah Swt. (Kitab: Sunatul Kubra al-Baihaqi 7/12-13 dan Taklhisul-Habir 3/109 No. 1415 oleh Al-Hafidz Ibnu Hajar)

Doa Minta Rezeki Halal dan Berlimpah

Berbeda jika menurut Anda rezeki berlimpah lebih maslahah, maka ikutilah bimbingan doa Rasulullah Saw berikut:

“Ya Allah sekiranya rezekiku masih di langit, turunkanlah. Sekiranya masih tertanam di bumi, keluarkanlah. Sekiranya masih jauh dari kami, dekatkanlah. Sekiranya masih sedikit, perbanyaklah. Sekiranya ada yang terselip harta haram, sucikanlah”.

Lafadz berdoa pun tidak harus memakai bahasa Arab. Bahasa lndonesia pun Allah juga faham. Sehingga tidak perlu khawatir lagi untuk mengungkapkan semua apa yang kita minta kepada Allah.

Dari doa-doa yang diajarkan oleh Rasulullah Saw di atas, kita bisa memilih ingin menjadi pribadi yang bagaimana ke depannya. Namun, perlu diingat pula, kita juga harus berhati-hati dengan ujian kenikmatan karena kecenderungan manusia menjadi thaghut jika merasa kecukupan. Begitulah kontekstualisasi bimbingan Rasulullah Saw kepada umatnya.

Apa pun yang Allah Swt berikan kepada kita hendaknya dapat menjadikan kita pribadi yang terus bersyukur. Serta berharap mendapat keberkahan hingga kita kembali ke haribaan-Nya dengan jiwa tenang.

Sumber: Majalah Al Falah
Editor: Ayu SM

 

Baca : Kepada Para Pencari Nafkah

Rezeki yang Allah Berkahi

Memaknai Jihad dalam Hidup

Share: