Program

Doa Memohon Ampunan di Bulan Ramadhan | YDSF

3 April 202457 min bacaAdmin
featured
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Ramadhan juga dikenal sebagai bulan penuh ampunan, maka sebaiknya kita juga memperbanyak memperbaiki diri dan berdoa memohon ampunan kepada-Nya. Pada bulan suci ini, Allah Swt. memberikan banyak kesempatan emas bagi umat Muslim, mulai dari pintu-pintu surga dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup, serta setan-setan yang dibelenggu.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Memohon ampunan kepada Allah Swt. menjadi sebuah perjalanan panjang dalam kehidupan seorang Muslim. Karena pada faktanya, selagi kita berusaha semaksimalnya, mungkin tetap ada khilaf yang terjadi. Oleh karenanya, bermuhasabah, menyesali perbuatan, serta berkomitmen kuat untuk tidak mengulangi kesalahan dan menjadi pribadi yang lebih baik sangat diperlukan. <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Sebanyak-banyaknya dosa yang dilakukan seorang hamba kepada tuhan-Nya, Allah Azza wa Jalla pasti akan mengampuni jikalau hambanya berserah diri dan memohon ampunan dari-Nya. Hal ini telah disampaikan dalam Al-Qur’an surah An-Nisa ayat 110, &nbsp;<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal" align="right" style="text-align:right"><span lang="AR-SA" dir="RTL" style="font-family:&quot;Times New Roman&quot;,serif;mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin;mso-hansi-font-family:Calibri;mso-hansi-theme-font: minor-latin;mso-bidi-theme-font:minor-bidi">وَمَن يَعْمَلْ سُوٓءًا أَوْ يَظْلِمْ نَفْسَهُۥ ثُمَّ يَسْتَغْفِرِ ٱللَّهَ يَجِدِ ٱللَّهَ غَفُورًا رَّحِيمًا</span><span lang="EN"><o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><i><span lang="IN">"Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya sendiri kemudian ia memohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."<o:p></o:p></span></i></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Ibnu Jarir mengatakan pula, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Musanna, telah menceritakan kepada kami Muhammad Ibnu Abu Addi, telah menceritakan kepada kami Syu'bah, dari Asim, dari Abu Wail yang mengatakan bahwa Abdullah pernah menceritakan, <i>“Dahulu kaum Bani Israil, apabila seseorang dari mereka melakukan suatu dosa, tercatat kifarat dosanya itu di atas pintu rumahnya. Apabila ada air seni yang mengenai sesuatu dari pakaiannya, maka ia harus menggunting bagian yang terkena itu dengan gunung dan membuangnya.”</i> Maka ada seorang lelaki berkata, <i>“Sesungguhnya Allah telah memberikan kebaikan kepada kaum Bani Israil.”</i> Lalu Abdullah ibnu Mas'ud r.a. berkata, <i>“Apa yang diberikan oleh Allah kepada kalian lebih baik daripada apa yang diberikan-Nya kepada mereka. Allah telah menjadikan air suci lagi menyucikan bagi kalian.” </i>Kemudian Ibnu Mas’ud membacakan firman Allah surah Al-Imran ayat 135 dan An-Nisa ayat 110.<o:p></o:p></span></p><pre style="line-height:150%"><b><span lang="IN">Baca juga: <a href="https://ydsf.org/berita/sujud-setelah-shalat-ydsf-c2br.html"><span lang="EN-US" style="font-size:12.0pt;line-height:150%;mso-bidi-font-family:Calibri; mso-bidi-theme-font:minor-latin;mso-ansi-language:EN-US">Sujud Setelah Shalat l</span><span lang="IT" style="font-size:12.0pt;line-height:150%;mso-bidi-font-family:Calibri; mso-bidi-theme-font:minor-latin;mso-ansi-language:IT"> YDSF</span></a></span></b></pre><h2><span lang="IN">3 Doa Memohon Ampunan<o:p></o:p></span></h2><h3 style="margin-left:21.3pt;text-indent:-18.0pt;mso-list:l0 level1 lfo1"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN">1.<span style="font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-alternates: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-optical-sizing: auto; font-feature-settings: normal; font-variation-settings: normal; font-variant-position: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: &quot;Times New Roman&quot;;">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Doa memohon ampunan atas segala khilaf<o:p></o:p></span></h3><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim, Rasulullah saw. biasa membaca salah satu doa berikut ketika memohon ampunan Allah Swt., <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal" align="right" style="text-align:right"><span lang="AR-SA" dir="RTL" style="font-family:&quot;Times New Roman&quot;,serif;mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin;mso-hansi-font-family:Calibri;mso-hansi-theme-font: minor-latin;mso-bidi-theme-font:minor-bidi">اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى خَطِيئَتِى وَجَهْلِى وَإِسْرَافِى فِى أَمْرِى وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّى اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى جِدِّى وَهَزْلِى وَخَطَئِى وَعَمْدِى وَكُلُّ ذَلِكَ عِنْدِى</span><span lang="EN-US"><o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><i><span lang="IN">“Ya Allah, ampunilah kesalahanku, kejahilanku, sikapku yang melampaui batas dalam urusanku dan segala hal yang Engkau lebih mengetahui hal itu dari diriku. Ya Allah, ampunilah aku, kesalahan yang kuperbuat tatkala serius maupun saat bercanda dan ampunilah pula kesalahanku saat aku tidak sengaja maupn sengaja, ampunilah segala kesalahan yang kulakukan.”<o:p></o:p></span></i></p><h3 style="margin-left:21.3pt;text-indent:-18.0pt;mso-list:l0 level1 lfo1"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN">2.<span style="font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-alternates: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-optical-sizing: auto; font-feature-settings: normal; font-variation-settings: normal; font-variant-position: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: &quot;Times New Roman&quot;;">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Doa memohon taubat<o:p></o:p></span></h3><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Dari Abu Bakr ash Shiddiq, beliau berkata kepada Rasulullah saw<i>., “Ajarkanlah aku suatu doa yang bisa aku panjatkan saat shalat!”</i> Maka Rasulullah pun bersabda, <i>“Bacalah: <b>Allahumma innii zholamtu nafsii zhulman katsiran wa laa yaghfirudz dzunuuba illaa fahgfirlii maghfiratan min ‘indika warhamnii innaka antal ghofuurur rahiim</b> (Ya Allah, sungguh aku telah menzhalimi diriku sendiri dengan kezhaliman yang banyak, sedangkan tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau. Maka itu ampunilah aku dengan suatu pengampunan dari sisi-Mu, dan rahmatilah aku. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang).””</i> (HR. Bukhari dan Muslim).<o:p></o:p></span></p><h3 style="margin-left:21.3pt;text-indent:-18.0pt;mso-list:l0 level1 lfo1"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN">3.<span style="font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-alternates: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-optical-sizing: auto; font-feature-settings: normal; font-variation-settings: normal; font-variant-position: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: &quot;Times New Roman&quot;;">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Doa taubat sayyidul istighfar<o:p></o:p></span></h3><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Dari &nbsp;Syaddad bin Aus r.a. dari Nabi saw., <i>“Sesungguhnya istighfar yang paling baik adalah seseorang hamba mengucapkan</i>, <b><i>“Allahumma anta rabbi laa ilaaha illa anta, khalaqtanii wa anaa abduka wa anaa’ala ahdika, wa wa’dika mastatha’tu, a’udzubika min syarri maa shana’tu abuu-u laka bini’matika alayya, wa abuu-u bidzanbii faghfirlii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta</i></b><i> (Ya Allâh, Engkau adalah Rabbku, tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Engkau. Engkau yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku kepada-Mu, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau).” </i><o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Hadits ini shahih dan diriwayatkan oleh banyak ulama, yaitu Imam Bukhari, Imam Nasai, Imam Ibnu Hibban, Imam Thabrani, al-Hakim, Imam Ahmad, dan Imam al-Baghawi. <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Doa dalam hadits ini disebut dengan sayiidul istighfar atau penghulu istighfar. Dalam bahasa yang lebih mudah, kita dapat mengistilahkan bahwa doa ini merupakan “raja” atau puncak dari segala permohonan ampunan. <b>(berbagai sumber).</b> <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">&nbsp;</span></p><h2><span lang="IN">Zakat Mudah di YDSF<o:p></o:p></span></h2><p><a href="../../../programdonasi/zakat-maal"><img src="../../../assets/media/2020/03/31/1223/1-ayodonasi.png" width="164" height="58"></a></p><p class="MsoNormal"><br></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">&nbsp;</span></p><h2><span lang="IN">Artikel Terkait<o:p></o:p></span></h2><pre style="margin-top:12.0pt"><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/pesan-rasulullah-saw-untuk-umat-muslim-jelang-akhir-zaman-ydsf-qxoKYld.html"><span lang="EN-US">Pesan Rasulullah Saw. Untuk Umat Muslim Jelang Akhir Zaman | YDSF</span></a></span></pre><pre style="margin-top:12.0pt"><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/zakat-dan-pajak-ydsf-9sJrERY.html"><span lang="EN-US">ZAKAT DAN PAJAK | YDSF</span></a></span></pre><pre style="margin-top:12.0pt"><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/mendahulukan-qada-puasa-lalu-puasa-syawal-ydsf-K1L0.html"><span lang="EN-US" style="mso-bidi-font-size:12.0pt;line-height:107%;mso-bidi-font-family: Calibri;mso-bidi-theme-font:minor-latin;mso-ansi-language:EN-US">Mendahulukan Qadha Puasa, Lalu Puasa Syawal </span><span style="mso-bidi-font-size:12.0pt; line-height:107%;mso-bidi-font-family:Calibri;mso-bidi-theme-font:minor-latin">|</span><span lang="IT" style="mso-bidi-font-size:12.0pt;line-height:107%;mso-bidi-font-family: Calibri;mso-bidi-theme-font:minor-latin;mso-ansi-language:IT"> YDSF</span></a></span></pre><pre style="margin-top:12.0pt"><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/kejar-berkah-rutin-sedekah-ydsf-4vBynve.html"><span lang="EN-US">KEJAR BERKAH, RUTIN SEDEKAH | YDSF</span></a></span></pre><pre style="margin-top:12.0pt"><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/garage-sale-sd-al-hikmah-tanamkan-rasa-empati-dan-jiwa-wirausaha-kepada-siswa-1mpz.html"><span lang="EN-US">Garage Sale, SD Al-Hikmah Tanamkan Rasa Empati dan Jiwa Wirausaha Kepada Siswa</span></a></span></pre><pre style="margin-top:12.0pt"><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/perbedaan-zakat-infaq-sedekah-dan-wakaf-ydsf-J8YjduG.html"><span lang="EN-US">PERBEDAAN ZAKAT, INFAQ, SEDEKAH, DAN WAKAF | YDSF</span></a></span></pre><p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">&nbsp;</span></p><h2><span lang="IN">Serunya Milad 37 di DBL Arena Surabaya</span></h2><center><iframe width="853" height="480" src="https://www.youtube.com/embed/vRQIFvM4SFc" title="Serunya Milad 37 di DBL Arena Surabaya" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen=""></iframe></center>

Dukung Program Ini

Mari bersama-sama membantu program ini untuk mencapai tujuannya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat