Doa Agar Terhindar dari Sifat Lemah dan Malas | YDSF

Doa Agar Terhindar dari Sifat Lemah dan Malas | YDSF

16 Januari 2023

Rasa lemah dan malas, tidak jarang menghinggapi sanubari. Bukan hanya sekadar berbisik. Lemah dan malas juga membuat kita benar-benar ogah-ogahan seharian. Untuk dapat berjuang memeranginya, tentu diperlukan treatment khusus yang ditanamkan pada diri kita. Selain itu, juga ada doa khusus yang diajarkan dalam Islam melalui hadits Rasulullah saw. agar kita terhindar dari sifat lemah dan malas.

Rasulullah saw. bersabda agar kita selalu giat dalam kebaikan, “Bekerja giatlah pada apa yang bermanfaat bagimu, dan mohonlah pertolongan kepada Allah, janganlah melemah, bila sesuatu menimpamu, maka jangan kamu katakan, ‘Andaikan saya berbuat begini, niscaya akan begini,’ akan tetapi katakan, ‘Allah telah menentukan dan apa yang Dia kehendaki, maka Dia laksanakan.’ Sebab kata ‘andaikan’ akan membuka pekerjaan setan.” (HR. Muslim)

Oleh karenanya, sebagai muslim kita harus dengan teguh berusaha sekuat mungkin untuk melawan rasa lemah dan malas. Masih ingat dengan perintah Allah untuk berlomba-lomba dalam kebaikan? Faastabiquul khoirut, itulah kata yang ada dalam perintah Allah Swt., salah satunya di surah Al-Baqarah ayat 148. Allah pun telah memberikan janji kepada setiap insan yang selalu istiqamah dalam kebaikan dengan buah-buah terbaik yang dapat dipetik di dunia dan akhirat kelak.

Contoh Sifat Lemas & Malas, Serta Tips Terhindar dari Sifat Tersebut

Mungkin secara umum, lemah dan malas hanya untuk mengerjakan sesuatu yang ‘nampak’ atau terlihat ‘bernilai’. Seperti, malas belajar, malas shalat, lemah berpuasa, dan sebagainya. Menariknya, dalam kitab Minhajul Muslim, sifat lemah dan malas ini digambarkan dalam beberapa hal. Apa saja hal-hal tersebut?

1.       Saat mendengar adzan, dia tidak menjawabnya, tidak pula memenuhi untuk segera shalat. Justru disibukkan dengan tidur, obrolan, pekerjaan, atau hal-hal duniawi lain, sehingga hampir habis waktu shalat baru dia laksanakan;

2.       Berlama-lama nongkrong di kedai-kedai kopi, jalan-jalan di mall, atau asyik menikmati kesenangan lain, padahal ia memiliki tugas yang harus segera diselesaikan;

3.       Seseorang meninggalkan pekerjaan bermanfaat, seperti belajar suatu ilmu, membangun pemukiman, atau hal lain yang memiliki manfaat untuk dunia dan akhirat dengan alasan usianya telah lanjut, kurang menguasai, atau butuh waktu yang lama. Selepas ditinggalkannya, ia juga tak segera menyambung atau menghasilkan amal bermanfaat lainnya;

4.       Saat memiliki kesempatan dan kemampuan menunaikan ibadah haji, tetapi ogah-ogahan. Saat mengetahui ada orang butuh pertolongan, ia tidak mau menolong. Atau saat memasuki bulan Ramadhan, ia tidak mengisi malam-malamnya dengan amalan terbaik. Atau masih disertai kedua orang tuanya atau salah satunya, yang sudah lemah dan amat tua, ia enggan untuk berbakti dan merawat sebaik-baiknya;

5.       Mereka yang lebih memilih mendiami tempat tinggal yang kumuh dan hina, padahal ia memiliki kemampuan untuk mencari yang lebih layak demi menjaga agama dan melindungi kehormatannya.

Baca juga: Adab Terhadap Diri Sendiri | YDSF

Oleh karenanya, kita perlu menerapkan pola hidup yang baik agar dapat terhindar dari sifat lemah dan malas. Kami merangkum beberapa tips agar dapat terhindar dari dua sifat tercela itu, di antaranya:

1.       Menyusun jadwal sehari-hari dengan baik, antara waktu ibadah, berkegiatan, dan tidur;

2.       Membuat catatan pengingat;

3.       Memilih pergaulan dengan orang-orang shalih dan rajin;

4.       Mengisi waktu luang dengan hobi yang positif dan bermanfaat;

5.       Kurangi mengeluh dan jaga adab terhadap diri sendiri;

6.       Berdoa agar dilindungi dari sifat lemah dan malas.

Doa Memohon Terhindar dari Sifat Lemah dan Malas

Salah satu ikhtiar agar terhindar dari sifat lemah dan malas adalah dengan berdoa. Memanjatkan doa dengan sungguh-sungguh, berserah diri, dan ikhlas, insya Allah akan dikabulkan oleh Allah Swt.

Rasulullah saw. selalu memohon perlindungan dari Allah Swt. dari dua sifat buruk ini (lemah dan malas), dengan rajin berdoa seperti berikut,

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَالْبُخْلِ

Allahumma inni a’udzu bika minal ‘ajzi, wal kasali, wal jubni, wal haromi, wal bukhl

"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon perlindungan kepada-Mu dari kelemahan, kemalasan, sikap pengecut, dan penyakit tua, serta kekikiran." (HR. Bukhari dan Muslim)

Pada doa itu disebutkan beberapa sifat buruk yang harus kita hindari, yaitu:

1.       ‘Ajz, yakni tidak adanya kemampuan atau lemah dalam melakukan kebaikan;

2.       Kasal, yaitu kurang motivasi untuk melakukan kebaikan padahal dalam keadaan yang mampu melakukannya (malas);

3.       Al-jubni, diartikan dengan berlindung dari rasa takut (pengecut). Tidak berani menegakkan ammar ma’ruf nahi mungkar;

4.       Al-harom, yaitu kejelekan umur (di masa tua). Mengapa disebutkan demikian? Karena biasanya, memasuki usia tua pikiran sudah mulai kacau, kecerdasan dan pemahaman semakin berkurang, dan tidak mampu melakukan banyak ketaatan;

5.       Bukhl, sifat pelit atau kikir.

Semoga kita menjadi hamba-Nya yang terpilih untuk selalu giat dan teguh dalam iman dan kebaikan. Aamiin.

 

Artikel Terkait:

Doa Minta Rezeki Halal dan Berlimpah Sesuai Sunnah | YDSF
HUTANG, BISAKAH MENJADI FAKTOR PENGURANG ZAKAT? | YDSF
Waktu Terbaik Terkabulnya Doa | YDSF
BOLEHKAH UMRAH TAPI BELUM ZAKAT MAAL? |YDSF
Ragam Penyaluran Program YDSF Desember 2022
WAKTU MEMBAYAR ZAKAT MAAL | YDSF

 

Sedekah di YDSF


 

Yakinlah Bahwa Setiap Ujian Berat dapat Menjadi Investasi Terbaik



Tags: Doa Agar Terhindar dari Sifat Lemah dan Malas, ydsf, doa terhindar dari sifat malas, doa terhindar dari sifat lemah, doa malas

Share:


Baca Juga

Berbagi kebaikan lebih mudah dengan SCAN QRIS Menggunakan Aplikasi berikut: