Program

Benarkah Imsak adalah Batas Sahur? | YDSF

13 Maret 2024•48 min baca•Admin
featured
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Saat Imsak berkumandang, sering kali kita berhenti menyantap hidangan sahur, memangnya benarkah Imsak adalah batas sahur?<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Sahur merupakan bagian penting dari ibadah puasa dalam Islam. Bukan hanya sebagai persiapan fisik untuk menahan lapar dan dahaga selama sehari penuh, sahur juga merupakan sunah yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad saw. karena banyak mengandung berkah. Sehingga, untuk bisa mengetahui kapan batas sahur berakhir juga menjadi hal sederhana yang cukup penting. Jangan sampai, kita masih terlena dalam makan padahal waktu sudah menunjukkan Subuh. <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Waktu Imsak sering dianggap sebagai penanda untuk berhenti makan dan minum saat sahur. Biasanya terjadi sekitar sepuluh menit sebelum adzan Subuh. Namun, sebagian lainnya menganggap waktu Imsak merupakan batas waktu yang tepat untuk mulainya puasa. Lantas manakah yang benar?<o:p></o:p></span></p><h2><span lang="EN-US">Pengertian Imsak<o:p></o:p></span></h2><p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Dalam bahasa Arab, Imsak berasal dari kata <i>amsaka-yumsiku-imsakan</i> yang berarti “menahan”. Hal ini, sama dengan arti puasa yang berasal dari kata <i>shaum</i> atau <i>shiyam</i> “menahan diri dari sesuatu”. Syaikh Sayyid Sabiq dalam kitab <i>Fiqh as-Sunah</i> mengatakan <i>As-shaum fial-lughat al-imsak</i> yang bermakna shaum merupakan bahasa lain dari imsak.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Kemudian, dijelakan pada masa Rasulullah saw. ada salah satu istilah yang menunjukkan peringatan sebelum adzan Subuh berkumandang yang dikenal dengan kata <i>tanbihun/tanbih</i>. Dalam bahasa Arab, <i>tanbihun</i> atau kata lainnya <i>dzikrun</i> berarti pengingat atau peringatan. Jadi pada zaman dahulu, khusus bulan Ramadhan terdapat adzan yang dikumandangkan sebanyak dua kali. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad saw., <i>“Bilal biasa mengumandangkan adzan di malam hari. Makan dan minumlah sampai kalian mendengar adzan Ibnu Ummi Maktum.”</i> (HR. Bukhari).<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Umat Muslim pada masa itu dianjurkan makan sahur setelah mendengar adzan pertama dari Bilal, tak lama setelahnya Abdullah bin Mas’ud diperintahkan Nabi Muhammad saw. untuk membaca 50 ayat Al-Qur’an yang berlangsung kurang lebih sepuluh menit. Kemudian, tatkala keduanya selesai, umat Muslim zaman dulu lantas berkata, <i>“Tanbihun, tanbihun, tanbihun, percepat makan sahurnya sebentar lagi fajar (subuh) tiba.”</i> Barulah Ibnu Ummi Maktum mengumandangkan adzan kedua yakni adzan subuh sebagai pertanda waktu puasa dimulai dan saatnya melaksanakan shalat subuh.<o:p></o:p></span></p><pre><b><span lang="EN-US">Baca juga: </span><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/cara-mencari-berkah-tabarruk-allah-sesuai-syariat-islam-ydsf-Tjb0.html"><span lang="EN-US">Cara Mencari Berkah (Tabarruk) Allah Sesuai Syariat Islam </span>|<span lang="IT"> YDSF</span></a></span></b></pre><h2><span lang="EN-US">Kapan Batas Waktu Berhenti Makan dan Minum saat Sahur?<o:p></o:p></span></h2><p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Berdasarkan penjelasan dan bagaimana umat Muslim pada zaman Rasulullah saw. menerapkan sahur dan imsak, maka jelas imsak bukanlah batas waktu untuk sahur. Namun, hanya sebagai pengingat atau penanda bahwa waktu sahur akan segera berakhir.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Maka dari itu pada saat waktu imsak tiba, seseorang harus segera bersiap untuk menjalankan ibadah puasa, dan berhati-hati dengan menghindari segala sesuatu yang bisa membatalkan puasa atau suatu hal yang membuat ibadah puasa tidak sah.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Sedangkan, waktu untuk berhenti makan dan minum saat sahur adalah ketika telah fajar (Subuh). Sebagaimana Allah Swt. berfirman dalam surah Al-Baqarah ayat 187, <i>“Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar (Subuh). Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam.”</i><o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Untuk lebih jelasnya, penjelasan mengenai hukum makan sahur berdasarkan keadaan-keadaan tertentu maka bisa dengan penjelasan berikut ini:<o:p></o:p></span></p><p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent:-18.0pt;mso-list:l0 level1 lfo1"><!--[if !supportLists]--><b><span lang="EN-US">1.<span style="font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-alternates: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-optical-sizing: auto; font-feature-settings: normal; font-variation-settings: normal; font-variant-position: normal; font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: " times="" new="" roman";"="">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span></span></b><!--[endif]--><b><span lang="EN-US">Memasuki waktu imsak<o:p></o:p></span></b></p><p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"><span lang="EN-US">Untuk hati-hati dan mempersiapkan diri (sebagai penanda lampu kuning). Pada kondisi demikian seseorang masih diperbolehkan untuk makan dan minum, namun sudah harus waspada dan sebaiknya segera selesaikan dan mulai mengakhirinya.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"><span lang="EN-US">&nbsp;</span></p><p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent:-18.0pt;mso-list:l0 level1 lfo1"><!--[if !supportLists]--><b><span lang="EN-US">2.<span style="font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-alternates: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-optical-sizing: auto; font-feature-settings: normal; font-variation-settings: normal; font-variant-position: normal; font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: " times="" new="" roman";"="">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span></span></b><!--[endif]--><b><span lang="EN-US">Saat adzan Subuh berkumandang<o:p></o:p></span></b></p><p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"><span lang="EN-US">Apabila adzan Subuh sudah berkumandang maka wajib untuk menghentikan aktivitas makan dan minum, serta hal-hal yang bisa membatalkan puasa, karena adzan Subuh merupakan batas waktu sahur. Jika terdapat sisa makanan yang ada di dalam mulut maka wajib untuk “dilepeh” (Imam Nawawi).<o:p></o:p></span></p><p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"><span lang="EN-US">&nbsp;</span></p><p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent:-18.0pt;mso-list:l0 level1 lfo1"><!--[if !supportLists]--><b><span lang="EN-US">3.<span style="font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-alternates: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-optical-sizing: auto; font-feature-settings: normal; font-variation-settings: normal; font-variant-position: normal; font-weight: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: " times="" new="" roman";"="">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span></span></b><!--[endif]--><b><span lang="EN-US">Saat sendok sudah berada di tangan namun terdengan adzan Subuh<o:p></o:p></span></b></p><p class="MsoListParagraphCxSpLast"><span lang="EN-US">Pada saat kondisi demikian, maka baiknya untuk tidak dilanjutkan aktivitas menyantap makan sahur. Hal ini dikarenakan waktu sahur telah habis dan waktu puasa dimulai.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Waktu sahur memang lebih baik dilakukan di akhir waktu, namun tetap harus bisa memperkirakan waktu yang tepat agar bisa menyantap makanan dan minuman tanpa terburu-buru, sebelum adzan Subuh berkumandang. <b>(berbagai sumber).</b> <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">&nbsp;</span></p><p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">&nbsp;</span></p><h2><span lang="IN">Sucikan Harta &amp; Jiwa, Zakat di YDSF<o:p></o:p></span></h2><p><a href="../../../programdonasi/zakat-maal"><img src="../../../assets/media/2020/03/31/1223/1-ayodonasi.png" width="164" height="58"></a></p><p class="MsoNormal"><br></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">&nbsp;</span></p><h2><span lang="IN">Artikel Terkait:<o:p></o:p></span></h2><pre><span lang="IN"><a href="https://www.ydsf.org/berita/zakat-dari-hasil-panen-ydsf-wZHqvb3.html">ZAKAT DARI HASIL PANEN | YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/ubah-wasiat-tanah-wakaf-jadi-rumah-kos-ydsf-CLweUR0.html">Ubah Wasiat Tanah Wakaf Jadi Rumah Kos | YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/kaafah-milad-ke-36-ydsf-JXmnCbO.html">KAAFAH MILAD KE-36 YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/etika-di-jalan-dalam-islam-berkendara-dan-belalu-lintas-yang-baik-ydsf-FdffB8i.html">Etika di Jalan dalam Islam, Berkendara dan Belalu Lintas yang Baik | YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/bolehkah-zakat-maal-ditunaikan-setiap-bulan-ydsf-XAN4E8x.html">BOLEHKAH ZAKAT MAAL DITUNAIKAN SETIAP BULAN? | YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/shalat-tahajud-dan-rangkaian-shalat-malam-saat-ramadhan-ydsf-9GLRIDo.html">Shalat Tahajud dan Rangkaian Shalat Malam saat Ramadhan | YDSF</a></span></pre><p> </p>

Dukung Program Ini

Mari bersama-sama membantu program ini untuk mencapai tujuannya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat