Program

Bagaimana Bila Gaji Belum Cukup Untuk Zakat? | YDSF

22 Agustus 202345 min bacaAdmin
featured
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Gaji atau pendapatan yang diperoleh dari pekerjaan menjadi salah satu sumber kekayaan yang wajib dikeluarkan zakatnya. Ia termasuk ke dalam golongan zakat maal jenis zakat penghasilan. Sebagaimana firman Allah Swt., <i>“</i></span><i><span style="color: black; background-image: initial; background-position: initial; background-size: initial; background-repeat: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial;">Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu.</span></i><i><span lang="IN" style="color: black; background-image: initial; background-position: initial; background-size: initial; background-repeat: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial;">..</span></i><span lang="IN" style="color: black; background-image: initial; background-position: initial; background-size: initial; background-repeat: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial;">” (QS. Al-Baqarah: 267).</span><span lang="IN"><o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Tentu, untuk dapat menunaikannya, seorang muslim harus memenuhi syarat yang telah ditentukan secara syariat. Apabila belum memenuhi ketentuan tersebut, maka tidak diwajibkan untuk menunaikan zakat tersebut.</span></p><p class="MsoNormal"><b style="font-size: 1.75rem;"><span lang="IN">Kriteria Wajib Zakat Penghasilan</span></b></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Tak boleh asal mengeluarkan harta penghasilan dengan niat penunaian zakat. Ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan untuk dapat masuk dalam kategori wajib zakat penghasilan. Di antaranya:<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><b><span lang="IN">1. Islam<o:p></o:p></span></b></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Menganut agama Islam sudah pasti menjadi syarat mutlak saat akan menunaikan zakat. Meski telah memiliki harta berlimpah, apabila ia masih berstatus non-muslim, maka tidak diwajibkan mengeluarkan zakat.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><b><span lang="IN">2. Merdeka<o:p></o:p></span></b></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Maksud dari merdeka yaitu tidak termasuk sebagai hamba sahaya atau budak. Sebab, seorang hamba sahaya justru termasuk golongan penerima zakat atau dikenal dengan istilah mustahik (QS. At-Taubah: 60). <o:p></o:p></span></p><pre><b><span lang="IN">Baca juga: </span></b><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/8-golongan-penerima-zakat-huYI.html">8 Golongan Penerima Zakat | YDSF</a><o:p></o:p></span></pre><p class="MsoNormal"><b><span lang="IN">3. Kepemilikan harta seutuhnya<o:p></o:p></span></b></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Seseorang dikatakan wajib menunaikan zakat apabila seluruh hartanya benar-benar menjadi milik seutuhnya. Bukan merupakan harta orang tua, saudara, atau milik bersama satu keluarga. Sebab, kewajiban zakat diperuntukkan secara individu, bukan kelompok. <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><b><span lang="IN">4. Bebas dari utang<o:p></o:p></span></b></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Utang menjadi salah satu tanggungan yang wajib diselesaikan. Seseorang tidak dapat menunaikan zakat, apabila masih memiliki tanggungan utang. Terlebih, bila jumlah utang yang dimiliki berjumlah besar. Maka, harus dipastikan utang lunas terlebih dahulu sebelum menunaikan zakat.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><b><span lang="IN">5. Mencapai nishab zakat<o:p></o:p></span></b></p><p class="MsoNormal">Nishab atau batasan minimum harta yang <span lang="IN">harus </span>dimiliki <span lang="IN">seorang muslim dengan penghasilan tetap selama satu tahun yakni senilai 85 gram emas murni. Nilai tersebut menyesuaikan periode pada saat mengeluarkan zakat. Misalnya, </span>harga 1 gram emas saat ini Rp935.000,<span lang="IN">-</span> maka nishab zakatnya sebesar Rp79.475.000<span lang="IN">,-.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Namun, pemerintah melalui Surat Keputusan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Nomor 22 Tahun 2022 tentang Nishab Zakat Pendapatan dan Jasa, menyebutkan bahwa nishab zakat penghasilan senilai Rp79.292.978,-  (85 gram emas) per tahun, atau Rp6.607.748,- per bulan. Dalam hal ini, bila dihitung harga per gram emas yang digunakan senilai Rp932.859,-.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Sedangkan, apabila seorang muslim mendapatkan penghasilan dari proyek insidentil atau dalam jangka waktu tertentu, maka nishab yang digunakan yaitu senilai 653 kg makanan pokok. Hal ini, diqiyaskan dari nishab zakat pertanian. Jika dikonversikan dengan harga beras saat ini, maka nilai nishabnya: Rp15.000,- x 653 = Rp9.795.000,- (harga beras menyesuaikan periode pengeluaran zakat).<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><b><span lang="IN">6. Memenuhi haul zakat<o:p></o:p></span></b></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">H</span>aul atau batas waktu untuk dapat menunaikan zakat<span lang="IN"> penghasilan</span> yakni dalam kurun waktu satu tahun (12 bulan).<span lang="IN"> Hal ini berlaku bagi seseorang yang memiliki penghasilan rutin bulanan dengan nilai tetap. <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Apabila seseorang tersebut merupakan <i>freelancer</i> atau bekerja berdasarkan proyek dalam jangka waktu tertentu, maka haul zakatnya berdasarkan setiap gaji yang dibayarkan. Hal ini diqiyaskan dari zakat pertanian yang ketentuan penunaian zakatnya di saat setelah panen.<o:p></o:p></span></p><pre><b><span lang="IN">Baca juga: </span></b><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/cara-menghitung-zakat-profesi-ydsf-baRG.html">Cara Menghitung Zakat Penghasilan | YDSF</a><o:p></o:p></span></pre><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Saat seorang muslim telah memenuhi keenam kriteria di atas, maka ia wajib menyisihkan zakat sebesar 2,5% dari total harta penghasilan yang dimiliki. Perhitungan zakat ini bukan hanya diambil dari gaji rutin bulanan atau proyek saja, namun juga termasuk seluruh bonus, tunjangan (misalnya, tunjangan hari raya (THR) dan semacamnya), serta uang pesangon atau pensiun yang termasuk dalam unsur penghasilan yang dimiliki.</span></p><p class="MsoNormal"><b style="font-size: 1.75rem;"><span lang="IN">Ketika Penghasilan Belum Cukup Zakat</span></b></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Ustadz Zainuddin MZ, Lc. MA., Dewan Syariah YDSF, menjelaskan bahwa apabila terdapat seorang muslim yang memiliki harta kurang dari nishab dan haul, maka tidak diwajibkan untuk menunaikan zakat sebagaimana aturan syariat yang telah berlaku.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Namun, apabila seseorang tersebut masih tetap kekeh ingin mengeluarkan penghasilannya untuk zakat, maka cukup diniatkan sebagai sedekah atau infaq saja. Sebab, hukumnya menjadi tidak sah jika diniatkan sebagai zakat. (<b>yul</b>)<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p><h3><b><span lang="IN">Zakat Mudah Satu Klik:<o:p></o:p></span></b></h3><p><a href="../../../ayodonasi"><img src="../../../assets/media/2020/03/31/1223/1-ayodonasi.png" width="164" height="58"></a></p><p class="MsoNormal"><br></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p><h3><b><span lang="IN">Artikel Terkait:<o:p></o:p></span></b></h3><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/andai-tidak-ada-zakat-3pH8.html">Andai Tidak Ada Zakat | YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/perbedaan-zakat-infaq-dan-sedekah-PDCJ.html">Perbedaan Zakat, Infaq, dan Sedekah | YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/konsultasi-zakat-dari-tabungan-gaji-di-bank-ydsf-liUf.html">Konsultasi Zakat dari Tabungan Gaji di Bank | YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/bonus-gaji-atau-thr-masuk-hitungan-zakat-penghasilan-ydsf-BWQX.html">Bonus Gaji atau THR Masuk Hitungan Zakat Penghasilan | YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/hukum-bayar-zakat-online-dalam-islam-ydsf-iHpM.html">Hukum Bayar Zakat Online dalam Islam | YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/zakat-pengurang-penghasilan-kena-pajak-ydsf-fssl.html">Zakat Pengurang Penghasilan Kena Pajak | YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/niat-menunaikan-zakat-ydsf-7tgd.html">Niat Menunaikan Zakat | YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/zakat-untuk-harta-cicilan-ydsf-t7d4.html">Zakat untuk Harta Cicilan | YDSF</a></span></pre><pre><span lang="IN"><a href="https://ydsf.org/berita/waktu-membayar-zakat-maal-ydsf-34g8.html">Waktu Tepat Membayar Zakat Maal | YDSF</a></span></pre>

Dukung Program Ini

Mari bersama-sama membantu program ini untuk mencapai tujuannya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat