Program

5 Cara untuk Persiapkan Ramadhan Jadi Lebih Bermakna | YDSF

16 Maret 202355 min bacaAdmin
featured
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Sebagai seorang muslim, bertemu dengan bulan suci Ramadhan akan menjadi momen yang sangat dinantikan. Namun, untuk dapat melewati Ramadhan dengan penuh kebaikan hingga mendapatkan banyak keberhakan dan ganjaran, tentu kita tidak bisa hanya dengan sambil lalu. Mempersiapkan diri, secara lahir dan batin, memperkuat iman dan taqwa, hingaa berusaha agar diri menjadi selalu baik meski selepas Ramadhan menjadi hal yang penting.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Berbagai maca istilah kebaikan menempel pada bulan Ramadhan. Bahkan, bulan suci ini juga dinakamakn dengan <i>sayiddish suhur</i>, yang berarti ratunya para bulan atau penghulunya para bulan. Karena pada bulan Ramadhan, berbagai peristiwa besar nan penting dalam Islam terjadi, mulai dari perang Badar, diturunkannya Al-Qur’an, pembebasan kota Makkah (fathu Makkah), hingga adanya malam penuh kemuliaan (lailatul qadr). <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Sayangnya, sebelum menuju ke bulan Ramadhan, sering kali umat muslim lalai untuk menyiapkan diri. Terlebih, saat telah memasuki bulan Sya’ban. Seolah, Sya’ban itu sama seperti bulan-bulan sebelumnya. Padahal, bulan kedelapan dalam kalender hijriah ini merupakan pengantar paling dekat menuju Ramadhan. <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Padahal, Rasulullah saw. selalu mencontohkan umatnya untuk memperbanyak amalan kebaikan dimulai dari bulan Sya’ban. Salah satu amalan yang populer adalah puasa. Dari sahabat Usamah bin Zaid, dia berkata, <i>“Aku bertanya kepada Nabi, “Ya Rasulullah, aku tidak melihat engkau sering berpuasa dalam satu bulan kecuali di bulan Sya’ban?”</i> Rasulullah saw. menjawab, <i>“Ini adalah bulan yang banyak dilalaikan orang, terletak antara Rajab dan Ramadan. Padahal Sya’ban adalah bulan diangkatnya amal kepada Tuhan yang mengatur semesta alam. Aku ingin, saat amalku diangkat, aku dalam keadaan berpuasa.””<o:p></o:p></i></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Pelaporan amalan yang dimaksudkan adalah pelaporan secara tahunan. Perlu kita ketahui, bahwa dalam satu tahun terdapat tiga periode pelaporan amal, yaitu secara harian, pekanan, dan tahunan. Dalam hadits lain, Rasulullah saw. bersabda, <i>“Ini adalah bulan yang banyak dilalaikan orang, terletak antara Rajab dan Ramadhan. Padahal Sya’ban adalah bulan diangkatnya amal kepada Tuhan yang mengatur semesta alam. Aku ingin, saat amalku diangkat, aku dalam keadaan berpuasa.” </i>(HR. Nasa-i no. 2329).<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Lantas, apa saja amalan lain yang perlu kita persiapkan saat memasuki bulan Ramadhan?<o:p></o:p></span></p><h2><span lang="IN">5 Amalan Terbaik Memasuki Ramadhan<o:p></o:p></span></h2><h3 style="margin-left:21.3pt;text-indent:-18.0pt;mso-list:l0 level1 lfo1"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN">1.<span style="font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-alternates: normal; font-kerning: auto; font-optical-sizing: auto; font-feature-settings: normal; font-variation-settings: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: &quot;Times New Roman&quot;;">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Memperbanyak Puasa<o:p></o:p></span></h3><p class="MsoNormal" style="margin-left:3.3pt"><span lang="IN">Seperti yang telah disebutkan di atas, bahwa Rasulullah paling gemar memperbanyak puasa di bulan Sya’ban. Memang, puasanya ini bukan yang kemudian setiap hari berpuasa seperti layaknya Ramadhan. Namun, rutin setiap pekan. <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Dari Aisyah r.a., beliau mengatakan, <i>“Rasulullah saw. biasa berpuasa, sampai kami katakan bahwa beliau tidak berbuka. Beliau pun berbuka sampai kami katakan bahwa beliau tidak berpuasa. Aku tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa secara sempurna sebulan penuh selain pada bulan Ramadhan. Aku pun tidak pernah melihat beliau berpuasa yang lebih banyak daripada berpuasa di bulan Sya’ban.”<o:p></o:p></i></span></p><pre><b><span lang="IN">Baca juga: <a href="https://www.ydsf.org/berita/menjaga-adab-terhadap-al-quran-ydsf-AHz1gbw.html">MENJAGA ADAB TERHADAP AL-QUR’AN | YDSF</a></span></b></pre><h3 style="margin-left:21.3pt;text-indent:-18.0pt;mso-list:l0 level1 lfo1"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN">2.<span style="font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-alternates: normal; font-kerning: auto; font-optical-sizing: auto; font-feature-settings: normal; font-variation-settings: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: &quot;Times New Roman&quot;;">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Mempelajari ilmu agama dan mengamalkannya<o:p></o:p></span></h3><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Untuk dapat mengerjakan amalan yang baik sesuai dengan syariat, tentu seseorang harus memiliki ilmunya. Saat ini dunia media sosial sudah semakin luas, bahkan tersaji segala ilmu. Maka, agar tidak terjerumus ke hal-hal negatif di dalamnya, seseorang perlu menguatkan dirinya dengan ilmu agama dan niat yang benar. <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">&gt;&gt;dalil&lt;&lt;<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Apakah ilmu agama yang dimaksud hanya seputar ibadahnya saja? Tentu tidak. Ilmu agama yang perlu kita pelajari juga harus diusahakan yang beririsan dengan kegiatan harian kita. Misal, bila ada seseorang yang berprofesi sebagai akuntan, maka pelajarilah bidang ekonomi sesuai syariat Islam. Bagaimana ilmu, hingga bagaimana etika seseorang yang berprofesi tersebut agar tidak melakukan perbuatan yang melanggar norma serta larangan-Nya.<o:p></o:p></span></p><h3 style="margin-left:21.3pt;text-indent:-18.0pt;mso-list:l0 level1 lfo1"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN">3.<span style="font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-alternates: normal; font-kerning: auto; font-optical-sizing: auto; font-feature-settings: normal; font-variation-settings: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: &quot;Times New Roman&quot;;">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Rajin berdoa dan berdzikir<o:p></o:p></span></h3><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Dalam melangkah di kehidupan ini, kita membutuhkan asupan bukan hanya nutrisi untuk tubuh terlihat bugar, tetapi juga siraman batin agar hati tidak gersang. Latih kembali diri kita untuk istiqamah berdzikir, selalu ingat dan menyebut nama Allah Swt. Pun panjatkan doa agar kita dapat berjumpa dan melewati Ramadhan dengan penuh keberkahan-Nya. <o:p></o:p></span></p><h3 style="margin-left:21.3pt;text-indent:-18.0pt;mso-list:l0 level1 lfo1"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN">4.<span style="font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-alternates: normal; font-kerning: auto; font-optical-sizing: auto; font-feature-settings: normal; font-variation-settings: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: &quot;Times New Roman&quot;;">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Akrab dengan Al-Qur’an<o:p></o:p></span></h3><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Ramadhan, bulannya Al-Qur’an. Salah satu perisitwa penting di bulan suci ini adalah turunnya Al-Qur’an. Maka, sebagai muslim yang taat sudah sepatutnya kita kembali mendekatkan diri, akrab dengan <i>kalamullah</i> ini. Terlebih, biasanya saat Ramadhan akan ada target khatam Al-Qur’an. Oleh karenanya, perlu kita latih memperbanyak bertadarus dimulai di bulan Sya’ban. <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Bukan hanya melatih diri untuk terbiasa membaca Al-Qur’an, tetapi juga mempelajarinya dan memahami maknanya. Rasulullah saw. bersabda, “<i>Aku telah tinggalkan kepada kamu dua perkara. Kamu tidak akan sesat selama berpegang kepada keduanya, (yaitu) kitab Allah dan sunah Rasul-Nya.”</i> (HR. Malik, Al Hakim dan Al Baihaqi). &nbsp;<o:p></o:p></span></p><h3 style="margin-left:21.3pt;text-indent:-18.0pt;mso-list:l0 level1 lfo1"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN">5.<span style="font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-alternates: normal; font-kerning: auto; font-optical-sizing: auto; font-feature-settings: normal; font-variation-settings: normal; font-stretch: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-family: &quot;Times New Roman&quot;;">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Menumbuhkan rasa peduli<o:p></o:p></span></h3><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Hal yang juga tidak terlewatkan adalah mulai menumbuhkan rasa peduli. Perlu diingat kembali bahwa saat Ramadhan, setiap amalan akan dilipatgandakan ganjarannya. Termasuk bila kita berbagi, peduli dengan sesama. Maka, sikap ini perlu dipupuk dan dilatih, setidaknya satu bulan jelang Ramadhan. <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">&nbsp;</span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">&nbsp;</span></p><h3><span lang="IN">Artikel Terkait<o:p></o:p></span></h3><pre><a href="https://ydsf.org/berita/waktu-terbaik-terkabulnya-doa-ydsf-y8Gf.html"><span lang="IN">Waktu Terbaik Terkabulnya Doa | YDSF</span></a></pre><pre><a href="https://ydsf.org/berita/zakat-dari-uang-pesangon-pensiun-ydsf-b4Xj.html"><span lang="IN">ZAKAT DARI UANG PESANGON PENSIUN | YDSF</span></a></pre><pre><a href="https://ydsf.org/berita/mendahulukan-jamak-qashar-dalam-shalat-fardhu-ydsf-786J.html">Mendahulukan Jamak-Qashar <span lang="IN">d</span>alam Shalat Fardhu | YDSF</a></pre><pre><a href="https://ydsf.org/berita/fidyah-dalam-islam-dan-ketentuannya-ydsf-a30e.html"><span lang="IN">FIDYAH DALAM ISLAM DAN KETENTUANNYA | YDSF</span></a></pre><pre><a href="https://ydsf.org/berita/siapa-yang-harus-membayar-fidyah-istri-ydsf-b396.html">Siapa yang Harus Membayar Fidyah Istri? | YDSF</a></pre><pre><a href="https://ydsf.org/berita/waktu-membayar-zakat-maal-ydsf-34g8.html"><span lang="IN">WAKTU MEMBAYAR ZAKAT MAAL | YDSF</span></a></pre><pre><a href="https://ydsf.org/berita/sujud-setelah-shalat-ydsf-c2br.html"><span lang="IN">Sujud Setelah Shalat | YDSF</span></a></pre><pre><a href="https://ydsf.org/berita/bonus-gaji-atau-thr-masuk-hitungan-zakat-penghasilan-ydsf-BWQX.html"><span lang="IN">BONUS GAJI ATAU THR MASUK HITUNGAN ZAKAT PENGHASILAN | YDSF</span></a></pre><p class="MsoNormal"><o:p></o:p></p><p class="MsoNormal"><o:p></o:p></p><p class="MsoNormal"><br></p><h2>Persiapkan Amal Terbaikmu Menuju Ramadhan | Ustadz Taufiq AB</h2><p><iframe frameborder="0" src="//www.youtube.com/embed/gtlzYU5zsCM" width="640" height="360" class="note-video-clip"></iframe><br></p>

Dukung Program Ini

Mari bersama-sama membantu program ini untuk mencapai tujuannya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat