Program

3 Penyebab Hidup Seperti Tanpa Arah | YDSF

2 Juni 2023•47 min baca•Admin
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Tanpa agama, hidup manusia hanyalah permainan dan <a href="https://ydsf.org/berita/adab-bercanda-dalam-islam-ydsf-MxJB.html">senda gurau</a>. Tak ada arah. &nbsp;Jika tanpa petunjuk Ilahi, manusia menciptakan aturan-aturan yang justru menjerumuskan dirinya sendiri. Tiap zaman manusia membuat teori-teori yang saling bertentangan dengan fitrahnya sendiri. <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Padahal untuk tiap umat, telah diutus nabi dan rasul, sering disertai dengan Kitabullah. Tanpa teladan dari nabi dan rasul serta tanpa kitabullah, manusia hidup tanpa tujuan yang jelas. Kesehariannya mirip dengan binatang. Mana halal, mana haram, serba tak jelas. <o:p></o:p></span></p><h2><span lang="IN">Apa saja yang menyebabkan manusia hidup tanpa arah? <o:p></o:p></span></h2><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Mengapa banyak manusia berjalan di muka bumi ini justru tidak tahu tujuan hidupnya? <o:p></o:p></span></p><h3><span lang="IN">1. Tidak berpegang teguh pada agama<o:p></o:p></span></h3><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Kita sering meremehkan konsep-konsep utama dalam agama. Konsep akhlak, konsep ibadah fardhu, dan konsep muamalah atau hubungan sesama manusia seperti jual beli, utang piutang, sewa, gadai, dll. <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Padahal Islam telah memberi panduan. Semuanya lengkap. Tak hanya dalam Al-Qur’an, namun juga di dalam hadits nabi dan penjelasan dari para ahli agama. <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Hanya saja seringkali kita seperti canggung mengamalkannya. Bisa jadi karena silau dengan konsep Barat yang memang saat ini sedang marak.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Lemahnya komitmen pada konsep agama ini membuat umat Islam seakan tanpa arah. Lalu membuat kita ragu untuk mengamalkan. <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Lantas muncullah rasa minder untuk mengaplikasikan Islam di tengah kehidupan. Mau berlaku jujur jadi canggung, mau berbuat taat jadi sungkan, mau bertindak benar khawatir dicemooh, dan seterusnya. <o:p></o:p></span></p><h3><span lang="IN">2. Tidak menghargai otoritas keilmuan<o:p></o:p></span></h3><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Kita sering bersikap ambigu alias mendua. Jika kita sakit, tanpa pikir panjang kita langsung mendatangi dokter dan meminta saran darinya. Meminta diagnosis tentang penyakit kita. Kita sangat menghargai keilmuannya. <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Tak mungkin kita mendeteksi sendiri penyakit kita. Kita patuhi anjuran: hubungi dokter jika sakit berlanjut. <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Namun di sisi lain, kita kerap melalaikan anjuran ulama dalam keseharian kita. Seolah-olah kita mampu mendiagnosis permasalahan kita sendiri dalam hal agama dan cara hidup. <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Padahal Dinul Islam itu bukan sekadar agama ritual saja, namun Al Islam itu petunjuk hidup. Tidak hanya di dunia ini, juga petunjuk keselamatan kelak di akhirat. <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Dinul Islam telah memberi panduan sejak manusia lahir, tumbuh kembang (akil baligh), dewasa, hingga <a href="https://ydsf.org/berita/pendampingan-pranikah-dalam-islam-ydsf-CysH.html">menikah</a>. Juga dalam bermuamalah, ritual ibadah, kematian hingga kehidupan setelah mati.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Jika dokter bisa memberi resep obat bagi penyakit raga, maka ulama bisa memberi resep penawar bagi sakitnya jiwa dan krisis kehidupan, melalui ilmu agama dan nasihat. <o:p></o:p></span></p><pre><b><span lang="IN">Baca juga: <a href="https://ydsf.org/berita/5-hajat-asasi-manusia-menurut-islam-ydsf-1Cep.html">5 Hajat Asasi Manusia Menurut Islam | YDSF</a></span></b></pre><p class="MsoNormal"><span lang="IN">"Manusia lebih membutuhkan ilmu pengetahuan daripada makanan dan minuman, karena makanan dan minuman hanya dibutuhkan dua kali atau tiga kali sehari, sedangkan ilmu pengetahuan dibutuhkan setiap waktu." Demikian penjelasan Imam Ahmad bin Hanbal atau yang lebih dikenal dengan sebutan Imam Hambali (dalam islamdigest.republika.co.id, 22-9-2022). <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Karena, atas dasar keilmuan mereka itulah kehidupan ini ada arahnya. Dan para alim/ulama itu adalah pewaris para nabi. Sebab rasul tidak mewarisi harta namun mewarisi ilmu. <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Dan ciri utama ulama itu adalah punya kepahaman dan merasa takut kepada Allah. “Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama.” (QS. Fathir 28). <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Sedangkan para ulama adalah sosok yang sangat kuat komitmennya dalam mengikuti jalan hidup Nabi Muhammad saw. Para ulama memiliki ilmu tentang agama Allah ini dan terdepan dalam mengamalkannya. Betapa besar rasa takut mereka kepada Allah Ta’ala.<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Rasulullah saw. Menegaskan: “Sesungguhnya aku yang paling mengenal Allah dan akulah yang paling takut kepada-Nya.” (HR. Bukhari-Muslim).<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Karena itulah, kita patut meneladani orang-orang berilmu yang punya rasa takut terhadap kuasa Allah. Meneladani demi menjaga arah hidup ini. <o:p></o:p></span></p><h3><span lang="IN">3. Tidak berakrab dengan orang shalih<o:p></o:p></span></h3><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Bergaul boleh dengan siapa saja. Berdagang, berbisnis, bekerja dan bertetangga bisa dengan siapa saja. Namun, agar ada arahnya, orang mukmin patut memilih dan memilah mana yang kita akrabi. <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Mana yang bisa jadi teman curhat. Mana yang bisa jadi sahabat dalam tolong-menolong dalam kebaikan dan ketaqwaan. <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Persahabatan antarmukmin itulah yang akan menyelamatkan hidup dunia akhirat. “Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa.” (QS. Az-Zukhruf: 67).&nbsp; <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Imam Hasan Al Bashri pernah mengungkapkan hal ini. “Menjauh dari majelis ilmu dan pertemuan para ikhwah (orang-orang shalih), serta menjauhi kunjungan-kunjungan serta aktivitas dakwah dapat mengeraskan hati.”<o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">Imam Hasan Al Bashri menambahkan, “Sahabat-sahabat kami (yang shalih) lebih mahal daripada keluarga kami. Keluarga kami mengingatkan kami dunia, sedangkan sahabat-sahabat kami mengingatkan kepada akhirat.” <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">&nbsp; <o:p></o:p></span></p><p class="MsoNormal"><b><i><span lang="IN">Sumber Majalah Al Falah Edisi Juni 2023 Rubrik Bijja<o:p></o:p></span></i></b></p><p class="MsoNormal"><span lang="IN">&nbsp;</span></p><h2><span lang="IN">Artikel Terkait:<o:p></o:p></span></h2><pre><a href="https://ydsf.org/berita/perbedaan-zakat-infaq-sedekah-dan-wakaf-ydsf-J8YjduG.html"><span lang="IN">PERBEDAAN ZAKAT, INFAQ, SEDEKAH, DAN WAKAF | YDSF</span></a></pre><pre><a href="https://www.ydsf.org/berita/doa-agar-diberikan-hikmah-masuk-golongan-shalih-ydsf-kHm98Dg.html">Doa Agar Diberikan Hikmah &amp; Masuk Golongan Shalih | YDSF</a></pre><pre><a href="https://www.ydsf.org/berita/pipanisasi-air-dan-paket-sembako-ydsf-untuk-penyintas-gempa-cianjur-qR27.html"><span lang="IN">PIPANISASI AIR DAN PAKET SEMBAKO YDSF</span></a> <a href="https://www.ydsf.org/berita/pipanisasi-air-dan-paket-sembako-ydsf-untuk-penyintas-gempa-cianjur-qR27.html" style="background-color: rgb(255, 255, 255);"><span lang="IN">UNTUK PENYINTAS GEMPA CIANJUR</span></a></pre><pre><a href="https://www.ydsf.org/berita/sedekah-atas-nama-orang-tua-yang-telah-meninggal-ydsf-qTFy.html"><span lang="IN">Sedekah Atas Nama Orang Tua yang Telah Meninggal | YDSF</span></a></pre><pre><a href="https://ydsf.org/berita/niat-puasa-ayyamul-bidh-ydsf-Zklo.html"><span lang="IN">Niat Puasa Ayyamul Bidh | YDSF</span></a></pre><pre><a href="https://ydsf.org/berita/zakat-dari-hasil-gaji-ydsf-z6HW.html"><span lang="IN">ZAKAT DARI HASIL GAJI | YDSF</span></a></pre><pre><a href="https://www.ydsf.org/berita/dakwah-ydsf-di-bali-p31F.html"><span lang="IN">DAKWAH YDSF DI BALI</span></a></pre><pre><a href="https://www.ydsf.org/berita/saat-amal-baik-batal-dilakukan-ydsf-Fz2L.html"><span lang="IN">Saat Amal Baik Batal Dilakukan | YDSF</span></a></pre><p class="MsoNormal"><o:p></o:p></p><p class="MsoNormal"><span class="MsoHyperlink"><span lang="IN">&nbsp;</span></span></p><p> </p><h2><span lang="IN">Riyadhus Shalihin Bab Taubat (BAGIAN 3) | Ustadz Isa Saleh Kuddeh</span></h2><p><iframe frameborder="0" src="//www.youtube.com/embed/i4borBzttpI" width="640" height="360" class="note-video-clip"></iframe><span lang="IN"><o:p><br></o:p></span></p><p><span lang="IN"><o:p><br></o:p></span></p>

Dukung Program Ini

Mari bersama-sama membantu program ini untuk mencapai tujuannya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat