UPDATE NEWS

...

Friday, 22 September 2017 11:00

ZUM TANGANI MUSTAHIK YANG TERPASUNG

Untuk pertama kalinya, program ZUM (Zakat Untuk Mustahik) YDSF menangani mustahik yang terpasung karena terbelakang mental. Kamis (14/9/17), Saya selaku penanggung jawab program ZUM beserta tim media YDSF berkesempatan mengunjungi mereka. Ada sebanyak 24 pengajuan mustahik terpasung meliputi beberapa kecamatan di Ponorogo. Tetapi karena medan yang begitu berat ditambah lokasi yang sulit dijangkau, kami hanya mampu melihat kondisi 4 mustahik terpasung di kecamatan Kauman dan Sampung Ponorogo. Didampingi beberapa relawan dari Dinsos Ponorogo, kami mendatangi mustahik atas nama Pak Kateni (mustahik ada di foto) yang bertempat tinggal di Dukuh Krajan RT 01 RW 03 Desa Gabel Kecamatan Kauman Ponorogo. Pak Kateni sama sekali belum pernah mendapat bantuan dari pihak manapun. Menurut pihak keluarga, penyebab depresinya adalah karena ilmu bela diri yang pernah diikuti Pak Kateni. Kenapa dipasung, karena Pak Kateni sering lari dari rumah dan mengganggu warga sekitar. Pak Kateni mulai dipasung sejak tahun 2014. Pihak keluarga mengatakan bahwa kondisi ekonomi keluarga yang juga terbatas tidak bisa banyak membantu Pak Kateni. Saat ini Pak Kateni terus didampingi relawan Dinsos Ponorogo untuk proses penyembuhan.

3 mustahik terbelakang mental yang lain berada di Kecamatan Sampung Ponorogo. Maroah yang tinggal di desa Ringinputih, sering mengamuk dan menyerang warga. Kebiasaannya yang suka bertelanjang membuat pihak keluarga mengambil keputusan untuk memasungnya. Slamet dari desa Karangwaluh yang tidak diketahui penyebabnya, tiba-tiba mengalami gangguan jiwa. Pihak keluarga sudah membawa Slamet sampai ke RS Menur Surabaya setahun lalu tetapi tidak ada hasil. Dan satunya lagi berada di desa Carangrejo bernama sama, Slamet. Tinggal hanya berdua dengan ibu kandungnya. Penyebab dipasung juga karena sering menyerang warga. YDSF akan menyelesaikan sisa 20 orang terpasung yang belum tersurvey. YDSF khususnya program ZUM akan terus berupaya dan berkoordinasi dengan Dinsos Ponorogo untuk membantu mereka. Semoga diberi kemudahan. Aamiin...

 

Share: