UPDATE NEWS

...

Tuesday, 3 October 2017 10:00

UANG RECEH YANG BERMANFAAT BESAR | SOLIDARITAS ANAK-ANAK LPF UNTUK ROHINGYA & SEKOLAH PENA BANGSA

Hari ini, Kamis (28/09), kedatangan tamu dari keluarga besar Lembaga Pendidikan al Falah (LPF), mulai jenjang TK, SD dan SMP, hadir juga perwakilan guru-guru dan muridnya dalam rangka penyerahan simbolisasi bantuan uang tunai.

 47 JUTA UNTUK SEKOLAH PENA BANGSA Sekolah pena bangsa alhamdulillah tahun ini YDSF bekerja sama dengan sekolah-sekolah yang perlu ditingkatkan upgradingnya, baik itu kulaitas pendidikannya khususnya Sekolah dasar dengan mendapatkan peningkatan mutu pendidikan melalui Sekolah Pena Bangsa kerjasama YDSF dengan UMMI Foundation yang dananya dibantu masyarakat khususnya hari ini dibantu oleh LPF.

Upaya penggalangan LPF melalui program Sekolah Pena Bangsa diberikan kepada anak-anak berupa kaleng yang disimpan di rumahnya masing-masing mulai waktu bulan Ramadhan 1438 H selama kurang lebih 1 bulan mulai anak-anak jenjang TK, SD dan SMP. Sebagian uang jajannya ditabungkan di kaleng itu, sehingga dana yang terkumpul sebanyak ini sebagian besar terdiri dari uang recehan.

 49 JUTA UNTUK SOLIDARITAS ROHINGYAKepedulian Rohingya merupakan program solidaritas umat Islam secara global, hingga menyentuh para wali murid dari TK hingga SMP bersedia untuk berdonasi melalui sekolah. Juga terhimpun dari uang jajan dari anak-anak sendiri karena dananya terdiri dari uang recehan.
Ini adalah bagian kepedulian umat Islam, khususnya Lembaga Pendidikan al Falah. Para wali murid dan siswa kembali mempercayakan sedekah ataupun donasinya kepada YDSF. Alhamdulillah telah kami terima amanah ini akan segera kami distribusikan kepada mereka yang berhak. Yaitu para pengungsi Rohingya yang saat ini di Bangladesh. YDSF juga berencana mengirimkan petugas untuk berangkat ke lokasi pengungsian.

“Kami atas nama YDSF mengucapkan terimakasih atas kepercayaan semua pihak khususnya kepada wali murid, para guru, yang terus mendidik mengajarkan nilai-nilai kebajikan ini sehingga anak-anakpun bisa merasakan bagaimana kepedulian sosial yang diajarkan di sekolah ini mulai anak-anak usia TK, SD sampai SMP. Ini merupakan upaya mendidik generasi Qur’ani yang peduli kepada sesama yang menjadi bekal nak-anak menjadi lebih baik lagi,” kata Arif Prasojo selaku Kadiv Penghimpunan YDSF.

 

Share: